Dinkes Balikpapan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dengan Revisi Sistem Rujukan Bersama PKMK UGM

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan melalui Tim Kerja Kesehatan Keluarga saat melaksanakan kegiatan koordinasi pembahasan revisi sistem manual rujukan bersama PKMK Fakultas Kedokteran UGM. (istimewa)--
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Dinas Kesehatan Kota Balikpapan melalui Tim Kerja Kesehatan Keluarga telah melaksanakan kegiatan koordinasi pembahasan revisi sistem manual rujukan bersama Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), pada (12/11/2024) lalu.
Kegiatan ini juga mencakup pembelajaran inovasi sistem manual rujukan maternal neonatal yang dilaksanakan di Kabupaten Sleman.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk memperbarui dan menyempurnakan sistem manual rujukan yang berlaku di Kota Balikpapan, serta mempelajari implementasi sistem serupa di Kabupaten Sleman.
BACA JUGA : Jatam Kaltim Kecam Perilaku Kekerasan Terhadap Nyawa Warga Adat Paser yang Melayang
"Tujuan kegiatan ini adalah koordinasi pembahasan revisi sistem manual rujukan dengan PKMK FK-KMK UGM dan melakukan pembelajaran inovasi Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta implementasi sistem manual rujukan maternal neonatal di Kabupaten Sleman," ujarnya, saat dikonfirmasi Nomorsatukaltim, Senin (18/11/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, antara lain Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga, Pengelola Kesehatan KIA Dinas Kesehatan, serta perwakilan pengelola program KIA dari Puskesmas dan Rumah Sakit.
Alwiati menambahkan bahwa koordinasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa sistem rujukan yang diterapkan di Balikpapan bisa berjalan dengan efektif dan efisien.
BACA JUGA : DP3 Balikpapan Lakukan Vaksinasi Rabies Gratis di Kelurahan Manggar
Selain itu, Tim Kerja Kesehatan Keluarga juga melaksanakan perjalanan dinas untuk koordinasi dan evaluasi pelayanan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir, yang dilakukan di RSUP Dr. Sardjito.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin koordinasi dan mengevaluasi pelayanan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir di Kota Balikpapan," kata Alwiati.
BACA JUGA : Dishub Balikpapan Gelar Razia Gabungan, 12 Kendaraan Terkena Tilang
Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan feedback terkait perjanjian kerjasama dengan RSUP Dr. Sardjito serta mendukung penyusunan dokumen sistem manual rujukan maternal neonatal.
“Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Balikpapan, khususnya dalam mendukung program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan penyusunan sistem manual rujukan yang lebih baik,” pungkasnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: