FISIPERS Kampanyekan Perlindungan Anak di SDN 006
Pengabdian masyarakat FISION 2026 yang digelar UKM FISIPERS.-Ari/Disway Kaltim-
Materi edukasi dalam kegiatan tersebut dibawakan oleh psikolog Ayunda Ramadhani.
Dalam pemaparannya, Ayunda menjelaskan pentingnya mengenali area privasi tubuh serta memahami bentuk sentuhan yang aman dan berbahaya bagi anak usia dini.
Ayunda menjelaskan kepada siswa bahwa ada beberapa bagian tubuh yang wajib dijaga dan tidak boleh disentuh sembarang orang. Bagian tersebut meliputi dada, perut, kemaluan, dan bokong.
“Kalau merasa tidak nyaman saat disentuh itu tanda bahaya,” ujar Ayunda saat memberikan materi kepada siswa.
Ia menegaskan bagian tubuh pribadi hanya boleh disentuh oleh diri sendiri, kecuali dalam kondisi medis yang didampingi orang tua atau tenaga kesehatan.
Penjelasan tersebut diberikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak-anak sekolah dasar.
Selain mengenalkan area privasi tubuh, Ayunda juga menjelaskan perbedaan sentuhan aman dan sentuhan tidak aman.
Sentuhan aman digambarkan sebagai tindakan yang membuat anak merasa nyaman, tenang, dan bahagia. Sebaliknya, sentuhan tidak aman biasanya menimbulkan rasa takut, malu, bingung, bahkan disertai ancaman.
“Anak-anak harus tahu kalau ada sentuhan yang membuat mereka takut atau dipaksa, itu harus segera dihindari dan dilaporkan,” jelasnya.
Dalam sesi edukasi itu, siswa juga diajarkan cara menolak ajakan berbahaya dari orang lain.
BACA JUGA:SPMB Samarinda 2026 Siap Digelar, Orang Tua Bisa Daftar dari Rumah
Ayunda memberikan contoh kalimat rahasia yang perlu diwaspadai, seperti larangan memberi tahu orang tua atau ancaman tertentu yang membuat anak merasa takut.
Ia mengingatkan siswa agar berani mengatakan tidak ketika merasa tidak nyaman terhadap perlakuan seseorang.
Setelah itu, anak-anak diminta segera menjauh dan menceritakan kejadian tersebut kepada guru maupun orang tua.
"Kalau merasa takut atau bingung, anak-anak harus berani bicara kepada orang dewasa yang dipercaya,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
