Gaji Manajer Kopdes Merah Putih 2 Digit Ditransfer ke Rekening Beredar di Media Sosial
Latsarmil calon manajer Koperasi Merah Putih.-istimewa-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM - Gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih sudah ditransfer ke rekening beredar di media sosial dan menjadi viral.
Tangkapan layar bukti transferan tersebut diunggah di media sosial, meskipun para calon manajer kopdes tengah dilatih dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Dilansir Disway.id yang mengutip Instagram Media Rakyat, sebuah tangkapan layar yang diklaim memperlihatkan seorang manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menerima transfer sebesar Rp10.557.400.
Unggahan itu kemudian ramai dibagikan dan disebut-sebut sebagai nominal gaji yang diterima manajer Kopdes.
BACA JUGA: Kemhan Setop Latsarmil, 5 Calon Manajer Kopdes yang Meninggal Dapat Santunan hingga Rp118 Juta
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa nominal tersebut benar merupakan gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Bersamaan dengan itu, beredar pula unggahan yang membandingkan nominal tersebut dengan pengakuan seorang dosen bergelar S3 yang menyebut gajinya hanya sekitar Rp2,6 juta per bulan.
Perbandingan ini kemudian memicu perbincangan luas di kalangan warganet.
Fenomena ini turut memunculkan diskusi mengenai kesejahteraan tenaga pendidik, perbedaan sistem pengupahan, serta skema remunerasi di berbagai sektor.
BACA JUGA: BPSDM Kemhan Tegaskan Pelatihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tanpa Latihan Fisik Berat
Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial tanpa adanya konfirmasi dari pihak berwenang.
Sebelumnya, dikutip dari Karirmu, gaji manajer Kopdes Merah Putih adalah sekira Rp5 juta hingga Rp8 juta tergantung penempatan wilayah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan gaji 30 ribu manajer Kopdes dibayar APBN selama 2 tahun.
Netizen kemudian membandingkannya dengan gaji guru dan dosen yang masih di bawah UMR. “Buat guru aja bilangnya g ada anggaran,” tulis netizen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: disway.id
