Akui Masih Ada Kelemahan Pengelolaan APBD, Bupati Berau Minta Maaf kepada Masyarakat
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.-Rama/Disway Kaltim-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas secara terbuka mengakui masih terdapat sejumlah kelemahan dalam tata kelola keuangan daerah pada pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Pengakuan tersebut disampaikan saat menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau.
Dalam penyampaiannya, Sri Juniarsih menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan pada tahun-tahun berikutnya.
BACA JUGA:Kembangkan Produk Khas Daerah Berbasis Potensi Lokal
"Kami sangat menyadari bahwa masih terdapat kelemahan maupun kekurangan yang harus kita perbaiki bersama-sama," ujar Sri Juniarsih, Selasa (30/6/2026).
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, Sri Juniarsih juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan yang terjadi selama pelaksanaan APBD 2025.
Ia menilai proses pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah harus terus dievaluasi agar semakin transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Pada kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025," katanya.
Meski demikian, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Berau itu menegaskan bahwa pemerintah daerah juga berhasil mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun anggaran 2025.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah, DPRD Berau, serta dukungan berbagai elemen masyarakat.
BACA JUGA:Bupati Berau Berencana Taruh CCTV di Titik Pembuangan Sampah Liar
Sri Juniarsih memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keberlangsungan pembangunan daerah dan pengelolaan keuangan di tengah berbagai tantangan serta keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah.
Ia menilai sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Berau dan DPRD menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ritme pelaksanaan program pembangunan serta pengelolaan anggaran daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
