Bankaltimtara

Pemkab Mahulu Tegaskan Perbaikan Jalan Kubar-Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

Pemkab Mahulu Tegaskan Perbaikan Jalan Kubar-Mahulu Kewenangan Provinsi dan Pusat

Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun saat meninjau kondisi akses jalan Kubar-Mahulu yang berlumpur. -Humas Pemkab Mahulu-

MAHULU, NOMORSATUKALTIM- Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menegaskan, bahwa pembangunan dan perbaikan akses jalan dari Kubar-Mahulu menjadi kewenangan penuh Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial (medsos) terkait kondisi jalan tersebut.

Untuk diketahui, kondisi jalan poros Kubar-Mahulu memang sangat memprihatinkan. Hal itu kemudian menuai reaksi masyarakat dan menilai pemerintah daerah seakan tak memperdulikan kondisi jalan yang licin dan berlumpur itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahulu, Didik Subagya menilai informasi yang beredar di medsos itu karena sesungguhnya sebagian masyarakat belum mengetahui terkait kewenangan perbaikan jalan tersebut.

BACA JUGA: DPRD Mahulu Desak Pemprov Kaltim Realisasikan Pembangunan Jalan Kubar-Mahulu Tahun Ini

Menurut Didik, meskipun Pemkab Mahulu tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki jalan tersebut, namun tetap memiliki tanggung jawab, hanya saja sebatas koordinasi.

Seperti yang dilakukan selama ini, yakni tim dari UPTD PUPR Mahulu berkoordinasi dengan PT Arung untuk menyiapkan alat berat berupa excavator guna membantu perbaikan jalan.

Kemudian, UPTD PUPR Kaltim juga turut berkontribusi dengan memberikan bantuan dua drum minyak untuk mendukung operasional alat berat dalam pengerjaan perbaikan jalan.

“Kami ingin menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Tim UPTD PUPR Mahulu telah berkoordinasi dengan PT Arung, mereka telah menyiapkan unit excavator,” kata Didik Subagya, Selasa (22/4/2025).

BACA JUGA: Kendaraan Berat Sering Menggunakan Jalan Umum, Dishub Mahulu akan Lakukan Pengawasan Lapangan

Ia Kembali menegaskan, bahwa secara kewenangan pembangunan dan pemeliharaan jalan Kubar-Mahulu merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi dan pusat.

Sedangkan Pemkab Mahulu berperan dalam koordinasi dan upaya percepatan perbaikan sesuai dengan kapasitasnya.

Menurutnya, hal itu sudah disepakati dalam rapat antara Pemkab Mahulu, Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Karena itu, ia berharap masyarakat bisa memahami proses dan mekanisme yang harus dijalankan dalam menangani infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Akses Darat ke Kubar Putus Gara-Gara Hujan, Pemkab Mahulu Buat Jalur Alternatif

Kemudian berharap agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang beredar di media sosial.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya memperbaiki infrastruktur di Mahakam Ulu sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada. Kami juga berharap masyarakat dapat memahami langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Didik.

Sebelumnya, Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun menjelaskan, berdasarkan kesepakatan penanganan antara Pemprov Kaltim dengan Pemerintah Pusat, bahwa dari titik nol Tering (Kubar), sampai Simpang PT RTC di Kampung Mamahak Teboq, Kecamatan Long Hubung, ditangani APBD Provinsi Kaltim.

Berikutnya, dari Simpang PT RTC hingga Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, ditangani menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA: Rusak dan Berlumpur, Akses Jalan Kubar-Mahulu Semakin Mempersulit Mobilitas Warga

Pun demikian, ia berharap adanya komitmen dan target jelas dari provinsi dan pusat untuk menangani jalan poros tersebut.

“Ada beberapa ruas jalan yang memang sudah mendapat penanganan. Namun masih banyak pula yang kondisinya sangat memprihatinkan. Kita harap yang masih berlumpur ini bisa segera dilakukan perbaikan, kasihan warga kami di sini,” serunya.

Sebagai informasi, akses jalan poros Kubar-Mahulu hingga kini memang kondisinya sangat memprihatinkan.

Masyarakat setempat selalu kesulitan saat hendak pergi daerah lain, seperti ke Kubar, Samarinda hingga ke Balikpapan.

BACA JUGA: 53 Kilometer Jalan Kubar-Mahulu Masuk Wewenang Provinsi

Bahkan seringkali kendaraan baik roda dua maupun roda empat tersangkut di jalan, akibat kondisi jalan yang licin dan berlumpur.

Masyarakat setempat berharap adanya perhatian serius pemerintah provinsi dan pusat terhadap akses jalan tersebut, sehingga mobilitas masyarakat bisa lancar, seperti halnya di daerah lain.

“Kami selalu kesulitan saat milir (pergi ke daerah lain, red). Banyak mobil yang tersangkut di jalan. Tapi mau bagaimana lagi hanya ini saja jalan, kami berharap jalan Kubar-Mahulu bisa cepat diaspal,” ujar salah satu pengendara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: