Bankaltimtara

Perbaiki Serapan APBD, Pemprov Kaltim Fokus Lelang Dini

Perbaiki Serapan APBD, Pemprov Kaltim Fokus Lelang Dini

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Menurunnya serapan belanja APBD Kalimantan Timur pada 2025 mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim menyiapkan langkah perbaikan sejak awal tahun anggaran 2026.

Percepatan pelaksanaan program dan perencanaan matang menjadi fokus utama agar serapan anggaran tidak kembali menurun.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud membahas strategi agar pelaksanaan program tidak lagi menumpuk di akhir tahun anggaran.

Ia pun menekankan pentingnya mendorong pelaksanaan kegiatan sejak awal tahun, termasuk dengan mempercepat proses lelang proyek sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA: Serapan Anggaran Kaltim Capai 81 Persen, Wagub Seno Aji Pastikan APBD Tetap Seimbang hingga Akhir Tahun

Menurutnya, keterlambatan pelaksanaan kegiatan selama ini menjadi salah satu penyebab rendahnya serapan belanja.

"Kita sudah bahas strateginya. Insya Allah kegiatan-kegiatan akan kita dorong sejak awal supaya tidak tertinggal lagi. Lelang awal tetap akan kita laksanakan sesuai regulasi," ungkap Rudy Senin, 5 Januari 2026.

Ia menjelaskan, percepatan lelang sejak awal tahun bertujuan agar pelaksanaan kegiatan fisik maupun nonfisik dapat dimulai lebih cepat.

Dengan demikian, realisasi anggaran tidak menumpuk di penghujung tahun dan kualitas pelaksanaan program dapat lebih terjaga.

BACA JUGA: Pemprov Kaltim Pertimbangkan Skema Swakelola untuk Siasati Penurunan APBD 2026

Selain lelang dini, Rudy juga menekankan pentingnya perencanaan program yang lebih matang di seluruh organisasi perangkat daerah.

Ia menilai, perencanaan yang lemah sering kali menjadi sumber utama keterlambatan pelaksanaan kegiatan.

"Yang paling penting perencanaannya harus jauh lebih matang. Kalau perencanaan dari awal sudah baik, pelaksanaan di lapangan juga akan lebih lancar," tegasnya.

Rudy meminta seluruh perangkat daerah lebih disiplin dalam menyusun perencanaan kegiatan, termasuk memastikan kesiapan administrasi, teknis, dan pelaksanaan sebelum tahun anggaran berjalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait