Tantangan KPU Mahulu di PSU: Keterbatasan Anggaran
Sekretaris KPU Mahulu, Muhammad Akbar Taha.-iswanto/disway-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM – Komisi Pemilihan Umum Mahakam Ulu (KPU Mahulu) menghadapi banyak tantangan mensukseskan seluruh tahapan Proses Pemungutan Suara (PSU) Pilkada bupati/wakil bupati.
Salah satu tantangan krusial yang dihadapi yakni ketersediaan anggaran dalam mensukseskan semua proses tahapan. Padahal, salah satu kunci kesuksesan pelaksanaan PSU yakni adanya dukungan anggaran yang maksimal.
Sekretaris KPU Mahulu, Muhammad Akbar Taha menyebutkan bahwa, kebutuhan anggaran PSU mencapai Rp 14 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mensukseskan seluruh tahapan.
Menurut Taha, KPU sebenarnya telah berusaha mengembalikan sisa anggaran hibah daerah setelah pelaksanaan Pilkada 2024 lalu. Namun ternyata justru ada PSU, sehingga KPU terpaksa harus melakukan perhitungan ulang.
BACA JUGA:Warga Mahulu Makin Akrab dengan Starlink, Kampung Terpencil Bebas dari Blank Spot
BACA JUGA:30 Persen Anggaran Kampung di Mahulu Dialokasikan untuk Ketahanan Pangan dan Stunting
Kemudian sisa anggaran hibah di Pilkada 2024 terpaksa harus digunakan pada proses PSU ini, meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak.
"Kami telah berusaha agar sisa anggaran hibah bisa dikembalikan ke Pemda, sehingga bisa digunakan semaksimal mungkin untuk pengembangan keuangan daerah lagi. Tapi ternyata, apa boleh buat, ada PSU yang harus kami kembali menghitung," kata Taha, Jumat (7/3/2025).
KPU Mahulu sebelumnya pada telah mengalokasikan dana sebesar Rp 21,5 miliar Pilkada 2024, dari total hibah Pemkab Rp 28,3 miliar. Namun, setelah dilakukan kalkulasi ulang, ditemukan kekurangan anggaran untuk mensukseskan seluruh tahapan PSU.
"Walaupun kami sudah hitung, kami masih butuh sekitar 14 miliar sekian. Ada juga beberapa yang belum kami detailkan," sebutnya.
Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran juga tetap menjadi fokus utama dalam penyusunan ulang anggaran PSU ini.
KPU Mahulu menekankan bahwa meskipun anggaran dipangkas, namun tetap berusaha agar pelaksanaan PSU berjalan baik dan sukses.
"Kami harapkan walaupun pagu anggaran yang kami usulkan di PSU ini dipotong, tidak sampai 14 miliar sekian. Namun kami berusaha agar semua tahapan bisa berjalan maksimal," terangnya.
BACA JUGA:Ramadan, Berkah Pedagang Takjil di Mahulu
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

