Bankaltimtara

Pengurus Dekranasda Kutai Kartanegara Dilantik, Bupati: Jangan Hanya Sibuk Gelar Pameran

Pengurus Dekranasda Kutai Kartanegara Dilantik, Bupati: Jangan Hanya Sibuk Gelar Pameran

Usai melantik pengurus Dekranasda Kukar, Bupati Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha.-Ari Rachiem/Nomorsatukaltim-

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri mengingatkan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kukar periode 2025–2030 yang dilantik agar tidak hanya fokus pada kegiatan pameran semata.

Ia meminta lembaga tersebut lebih serius memperkuat pembinaan di tingkat hulu, agar kualitas dan jumlah pengrajin di Kukar semakin meningkat.

Pelantikan Pengurus Dekranasda Kabupaten Kukar periode 2025–2030 pada Rabu (22/10/2025) di Pendopo Odah Etam dihadiri Bupati Aulia Rahman Basri, bersama jajaran pejabat daerah, pengurus Dekranasda, dan para pelaku industri kerajinan.

“Saya berharap kita lebih banyak bermain di hulunya. Program Dekranasda jangan hanya sibuk dengan pameran, tetapi harus mendorong peningkatan jumlah dan kualitas pengrajin di Kukar,” tegas Aulia Rahman Basri.

BACA JUGA: Tenggarong Siapkan 60 Pemondokan untuk Kafilah dan Panitia MTQ ke-46 Kukar

BACA JUGA: Pelaku Usaha Rekanan Pemkab Kukar Wajib Gunakan Rekening Bankaltimtara

Menurutnya, keberhasilan Dekranasda tidak semata-mata diukur dari banyaknya pameran yang diselenggarakan, melainkan dari sejauh mana program organisasi tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan para pengrajin lokal.

Bupati menilai, penguatan hulu kerajinan menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan industri kreatif daerah.

Ia menginginkan agar setiap program Dekranasda diarahkan pada peningkatan keterampilan, penyediaan peralatan kerja, hingga pengembangan akses pemasaran.

“Dekranasda harus bisa masuk ke dunia pendidikan. Anak-anak sekolah perlu dikenalkan dengan proses membuat kerajinan agar kearifan lokal kita tetap hidup dan diwariskan,” jelasnya.

BACA JUGA: Pengumpulan Zakat ASN Kukar Tembus Rp1 Miliar, Baznas: Partisipasi BUMD juga Naik

BACA JUGA: Tiga Karya Seni Kukar Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Nasional

Bupati kemudian menuturkan kisah inspiratif seorang pengrajin asal Kota Bangun Seberang bernama Bani, yang menjadi contoh kegigihan dalam menjaga mutu produk hingga mampu mempertahankan pelanggan.

Cerita itu, katanya, menggambarkan pentingnya kualitas dan konsistensi dalam setiap hasil karya pengrajin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: