Lanal Balikpapan Benarkan Anggotanya Terlibat Kasus Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru

 Lanal Balikpapan Benarkan Anggotanya Terlibat Kasus Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, saat menyampaikan konferensi pers terkait keterlibatan oknum anggotanya dalam dugaan kasus pembunuhan jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (26/3/202-istimewa-

Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, TNI AL menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen mereka untuk tidak menutupi kasus ini.

"Kami atas nama TNI Angkatan Laut mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban."

"Kami juga memohon maaf atas kejadian ini dan memastikan bahwa jika terbukti bersalah, tersangka akan menerima sanksi serta hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku," tandas Mayor Laut Ronald Ganap.

Menanggapi tragedi pembunuhan jurnalis ini, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banjarmasin mendesak transparansi proses hukum.

Koordinator AJI Banjarmasin, Rendy Tisna melalui pernyataan resmi secara tertulisnya menyoroti banyaknya kejanggalan dalam kasus ini dan mendesak agar proses hukum berjalan transparan.

"TNI AL harus bertindak profesional dan tidak ada intervensi atau upaya menutup-nutupi fakta penyelidikan," ujar Rendy Tisna, Kamis (27/3/2025).

AJl juga menegaskan bahwa kasus ini seharusnya disidangkan di pengadilan umum karena korban adalah warga sipil.

"Transparansi dalam persidangan menjadi kunci untuk memastikan keadilan ditegakkan tanpa tekanan dari institusi tertentu," kata dia.

Adapun berita kematian Juwita ini mencuat setelah ditemukan tak bernyawa di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3/2025), yang awalnya diduga sebagai kecelakaan tunggal.

Namun menurut informasi yang dihimpun Nomorsatukaltim, serangkaian kejanggalan yang ditemukan di lokasi kejadian memicu kecurigaan bahwa kematiannya mungkin bukan sekadar kecelakaan biasa.

Titik terang dalam kasus ini mulai muncul ketika polisi melakukan penyelidikan mendalam terhadap barang bukti yang tersisa.

Meskipun ponsel dan dompet korban hilang, petunjuk penting ditemukan dari laptopnya. Di dalamnya, terdapat percakapan dengan seorang kekasih yang meminta bertemu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: