Pemkab Berau Berkomitmen Lakukan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Pemkab Berau Berkomitmen Lakukan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Peringati Hakordia di Kabupaten Berau-(Disway Kaltim)-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Melalui peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen mencegah dan memberantas korupsi demi kemajuan daerah.

Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said mengatakan, peran pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan birokrasi yang transparan, akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.

"Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh jajaran perangkat daerah, untuk taat dan patuh pada peraturan perundang-undangan," kata Said, Jumat (6/12/2024).

Ia juga berupaya mengajak masyarakat ikut serta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, mengajak semua pihak bersatu padu menciptakan Indonesia, khususnya Berau yang bebas korupsi.

BACA JUGA : 205 Ribu Orang Golput pada Pilkada Balikpapan, KPU: Partisipasi Masih 60 Persen

"Jangan sampai bertindak, apalagi mengambil kebijakan di luar aturan, yang dikhawatirkan akan memicu permasalahan maupun tindakan melawan hukum yang berakibat buruk dan tidak diinginkan di kemudian hari," tegasnya.

Menurutnya, persoalan keuangan negara adalah persoalan yang cukup sensitif.

Sehingga, semua pihak harus mengikuti dan menjalankan seluruh prosedur serta mekanisme pengelolaan keuangan secara tertib, disiplin, dan terbebas dari praktik korupsi.

"Kita harus tanamkan prinsip kehati-hatian, cermat, dan teliti dalam setiap penggunaan uang negara. Kita harus sadari, bahwa kinerja kita diawasi secara ketat," tuturnya.

BACA JUGA : Hasil Pleno Penetapan Suara KPU, Mayang-Stanis Menang Mutlak di Pilkada Mahulu 2024

Untuk itu, Said juga mengajak untuk mengedepankan moralitas, budaya malu, dan berupaya menjadi ASN yang berakhlak mulia.

"Kita teguhkan komitmen berantas korupsi demi terwujudnya tata pemerintahan yang bersih, berwibawa, transparan, dan akuntabel yang bebas korupsi di Kabupaten Berau," ujarnya.

Dikatakannya, pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan perjuangan bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan dunia usaha.

"Tanpa adanya sinergitas dan kerja sama yang solid, upaya kita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan mendapatkan kepercayaan publik akan menjadi sangat sulit," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: