Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan Makin Ramai Jelang Lebaran
Warga Samarinda yang menukarkan uang pecahan di pinggir jalan.-Mayang/Disway Kaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Jasa tukar uang makin menjamur di Samarinda, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Salah satu titik yang terlihat padat berada di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, dengan lapak-lapak musiman yang memanfaatkan tepi jalan hingga trotoar.
Sejumlah lapak terlihat berjejer di kawasan tersebut. Menghadirkan beragam pecahan uang baru yang banyak dicari masyarakat saat Lebaran.
Nominal yang ditawarkan bervariasi. Mulai dari Rp 2.000, Rp 5.000, hingga Rp 10.000. Semua disusun rapi di atas meja sederhana untuk menarik perhatian pengendara yang melintas.
BACA JUGA:152 Pemudik Ikut Program Mudik Gratis Polresta Samarinda, Tiga Bus Berangkat ke Balikpapan
Dari hasil pantauan media ini, sedikitnya terdapat delapan penyedia jasa yang beroperasi di kawasan tersebut.
Dalam sehari, masing-masing mampu melayani lebih dari sepuluh transaksi.
Meski dibayangi kemungkinan penertiban oleh Satpol PP, tuntutan kebutuhan ekonomi harian membuat mereka tetap menjalankan usaha tersebut.
BACA JUGA:Dorong Penerapan Parkir Berlangganan, Dishub Samarinda Klaim Bukan Pajak Berlapis
Salah satu penyedia layanan, Rusli, mengungkapkan setiap penukaran dikenai biaya tambahan.
Untuk nominal Rp100.000, misalnya, pelanggan perlu membayar Rp120.000. Harga ini
"Kalau tukar Rp100.000, totalnya Rp120.000 karena ada biaya jasa," ujarnya, Rabu 18 Maret 2026.
Ia menjelaskan, besaran biaya bersifat kelipatan mengikuti jumlah yang ditukarkan.
Dengan demikian, semakin besar nominal, semakin tinggi pula tambahan yang harus dibayarkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
