Kubar Tanam 5.900 Pohon, Dorong Ekonomi Hijau dan Lawan Perubahan Iklim
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin bersama Dandim 0912/Kubar, Letkol Doni Fransisco menanam bibit pohon di Taman Kota Sendawar.-(Disway Kaltim/ Eventius Suparno)-
KUBAR, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) bersama Kodim 0912/Kutai Barat menanam 5.900 bibit pohon di Taman Kota Sendawar sebagai langkah memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus mendorong ekonomi hijau berbasis tanaman produktif.
Kegiatan lintas sektor tersebut berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, sebagai respons terhadap tekanan perubahan iklim dan kebutuhan menjaga keseimbangan ekosistem daerah.
Jenis tanaman yang ditanam terdiri dari pohon keras dan endemik seperti ulin 1.000 batang, meranti 1.000 batang, mahoni 200 batang, kapur 200 batang, serta gaharu 100 batang.
Selain itu, tanaman buah juga mendominasi, antara lain rambai 1.200 batang, matoa 300 batang, jambu air 200 batang, mata kucing 200 batang, rambutan 200 batang, sawo 200 batang, sirsak 150 batang, pete 100 batang, dan cempedak 50 batang.
BACA JUGA: Tak Perlu Menebang Pohon, 328 KTH Hidupkan Ekonomi Hijau Kaltim Lewat Hasil Hutan Nonkayu
BACA JUGA: 1 Pelajar, 1 Pohon, Progam Pemulihan Lingkungan oleh Pemkab Berau
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, mengatakan penanaman pohon tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Menanam pohon adalah upaya kita menitipkan kehidupan bagi generasi masa depan. Ini merupakan langkah konkret dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata,” ujarnya.
Ia menyebut, pengembangan tanaman produktif dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
“Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menanam, tetapi juga merawat agar memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.
BACA JUGA: Polhut Amankan 2 Truk Bermuatan Kayu Ulin Ilegal di Kubar, Pengusaha Masih Didalami
BACA JUGA: Pembalakan Liar Ulin Menggila, DPRD Kubar: Jangan Hanya Sopir yang Ditangkap
Menurutnya, keberadaan vegetasi berperan dalam menekan risiko banjir dan longsor serta meningkatkan kualitas udara, terutama di kawasan permukiman.
Dandim 0912/Kutai Barat, Letkol Doni Fransisco, menyatakan keterlibatan TNI AD merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: