Bankaltimtara

Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan Makin Ramai Jelang Lebaran

 Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan Makin Ramai Jelang Lebaran

Warga Samarinda yang menukarkan uang pecahan di pinggir jalan.-Mayang/Disway Kaltim-

"Kalau Rp500.000 berarti lima kali, jadi Rp100.000. Kalau sampai Rp 1 juta tinggal dihitung saja," ucapnya.

Soal Keramaian, kata Rusli, biasanya meningkat menjelang sore.

Warga kerap berhenti sejenak, untuk mendapatkan pecahan kecil yang akan dibagikan kepada anak-anak, maupun keluarga saat hari raya.

Rusli juga mengakui, peningkatan permintaan mulai terasa dalam beberapa hari terakhir, terutama dari warga yang ingin menyiapkan kebutuhan Lebaran lebih awal.

"Biasanya mendekati Lebaran makin ramai. Banyak yang cari pecahan kecil untuk dibagikan ke anak-anak," katanya.

BACA JUGA:Jelang Arus Mudik Lebaran, Polresta Samarinda Petakan Titik Rawan Kepadatan Kendaraan di Sejumlah Daerah

Di sisi lain, warga menilai keberadaan layanan ini cukup membantu, terutama dalam kondisi mendesak.

Rizky Fadhillah (33) mengaku memilih menukar uang di lokasi tersebut karena dinilai praktis, meski harus mengeluarkan biaya tambahan.

"Sudah tahu ada biaya. Tapi kalau butuh cepat, lebih mudah di sini," ucapnya.

Pendapat serupa disampaikan Annisa Khairunnisa (27). Ia menilai tarif yang dikenakan masih dalam batas wajar selama nominal yang diinginkan tersedia.

"Menurut saya masih bisa dimaklumi, apalagi kalau lagi butuh untuk lebaran, kalau lama mengantre di Bank di sini saja," ujarnya.

Meski demikian, tidak semua tarif seragam. Sejumlah warga mengaku menemukan biaya lebih tinggi di lokasi lain, bahkan mencapai Rp 30.000 hingga Rp 35.000 untuk setiap penukaran Rp 100.000.

Perbedaan tersebut dipengaruhi kebijakan masing-masing penyedia serta ketersediaan pecahan di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: