Bankaltimtara

Hutan Lindung Wehea Kutim Terancam, Jalan Putus, Dana Pengawasan Terbatas

Hutan Lindung Wehea Kutim Terancam, Jalan Putus, Dana Pengawasan Terbatas

Akses jalan yang rusak di kawasan hutan Wehea.-istimewa-

KUTIM, NOMORSATUKALTIM- Hutan Lindung Wehea di Kutai Timur terancam. Jalan menuju kawasan hutan hampir putus. Sehingga aktivitas patroli dan pengawasan terganggu, bahkan nyaris lumpuh.

Selama ini Hutan Wehea dikenal dunia sebagai kawasan konservasi yang dijaga masyarakat adat Dayak Wehea.

Kawasan seluas 29 ribu hektare itu bahkan pernah meraih juara III Schooner Prize Award di Vancouver, Kanada, pada 2008.

BACA JUGA:Bupati Kutim Sebut Dampak Pemotongan DBH Sangat Mengerikan bagi Daerah

Penghargaan tersebut diberikan karena komitmen masyarakat adat dalam menjaga kelestarian hutan.

Ketua Petkuq Mehuey (Penjaga Hutan Wehea), Yuliana Wetuq, mengungkapkan kondisi jalan sudah parah sejak enam bulan terakhir.

BACA JUGA:Proyek Multiyears Kutim Baru Bisa Dilanjutkan 2026

“Sudah ada jalan yang mau putus, tinggal sedikit lagi. Kalau hujan terus, lama-lama tidak bisa dilewati lagi. Ada juga yang retak di tengah pas turun gunung,” ujarnya saat di konfirmasi via seluler, Selasa 23 September 2025

Kerusakan itu berdampak langsung pada kegiatan penjagaan hutan.

Lubang besar membuat kendaraan roda dua maupun roda empat cepat rusak.

Padahal, mobil dan motor menjadi satu-satunya sarana transportasi untuk masuk ke kawasan.

“Karena banyak lubang dalam-dalam, otomatis mobil rusak, motor rusak. Kalau semua rusak, akses kami bagaimana, Untuk nge-drop bahan bakar, logistik, semua jadi terhalang,” jelas Yuliana.

Ia menambahkan, rusaknya jalan membuat patroli semakin sulit dilakukan.

BACA JUGA:Mengintip Realisasi 50 Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim Jelang Akhir Tahun

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: