Bankaltimtara

BKAD PPU Buka Suara soal Hilangnya Identitas Mobil Dinas ASN

BKAD PPU Buka Suara soal Hilangnya Identitas Mobil Dinas ASN

Analis Kebijakan Bidang Aset BKAD PPU, Dinar Rinaldy. -(Disway Kaltim/ Achmad Syamsir Awal)-

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya buka suara terkait hilangnya identitas atau stiker pada sejumlah mobil dinas ASN di lingkungan Pemkab PPU.

Kondisi ini menjadi sorotan setelah banyak kendaraan dinas pelat merah ditemukan tanpa identitas. Sebagian stiker disebut terkelupas, sementara lainnya diduga sengaja dicopot.

Hilangnya identitas kendaraan dinas dinilai membuka celah penyalahgunaan aset daerah untuk kepentingan pribadi, terutama di luar jam kerja. Apalagi, persoalan ini mencuat usai DPRD PPU menyoroti keberadaan mobil dinas ASN di Samarinda saat kebijakan Work From Home (WFH) diterapkan.

Analis Kebijakan Bidang Aset BKAD PPU, Dinar Rinaldy, mengakui pemasangan stiker kendaraan dinas yang dilakukan beberapa tahun lalu kini sudah tidak optimal.

BACA JUGA: Mobil Dinas Pemkab PPU Ketahuan 'Nongkrong' di Samarinda saat WFH

BACA JUGA: DPRD PPU Pertanyakan Hilangnya Identitas Mobil Dinas ASN

"Faktanya di lapangan memang banyak yang terkelupas," ujar Dinar saat dikonfirmasi, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurut dia, stiker kendaraan dinas tersebut awalnya dipasang sebagai instruksi pimpinan daerah untuk pengamanan barang milik daerah (BMD). Namun, kualitas bahan yang digunakan dinilai tidak tahan lama karena hanya memakai stiker cetak biasa.

BKAD PPU juga belum mengalokasikan anggaran untuk peremajaan identitas kendaraan dinas pada tahun ini.

"Tahun 2025 tidak ada anggaran untuk itu. Kami masih melakukan efisiensi, sehingga belum bisa melakukan penempelan stiker lagi dalam waktu dekat," ungkapnya.

BACA JUGA: Heran Mobil Dinas Nangkring di Samarinda saat WFH, Wakil Ketua DPRD PPU: Siapa Ditemui?

BACA JUGA: Pemkab PPU Larang Keras ASN Mudik Pakai Mobil Dinas

Selain faktor kerusakan, BKAD PPU juga menyoroti adanya pergantian jargon daerah dari “Serambi Nusantara” menjadi “Gerbang Nusantara”. Pergantian tersebut disebut membuat sebagian stiker kendaraan dinas dicabut.

Namun, hingga kini banyak kendaraan dinas yang belum kembali dipasangi identitas baru sehingga dibiarkan polos tanpa penanda instansi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: