Bankaltimtara

Disperkim Berau Seriusi Proyek Rusunawa untuk MBR hingga Nakes

Disperkim Berau Seriusi Proyek Rusunawa untuk MBR hingga Nakes

Salah satu bangunan rumah susun sewa (rusunawa) di Surabaya. -(Ilustrasi/E-Rusun)-

BERAU, NOMORSATUKALTIM — Pemerintah Kabupaten Berau (Pemkab Berau) mulai mematangkan rencana pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) sebagai jawaban atas kian terbatasnya lahan hunian di kawasan perkotaan. 

Program ini disiapkan untuk menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tenaga kesehatan (nakes), hingga mahasiswa dari wilayah kampung yang menempuh pendidikan di kota.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau, Mulyadi, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan rusunawa saat ini masih dalam tahap penyusunan konsep dan kajian teknis guna memastikan implementasinya berjalan optimal.

Menurut dia, pemerintah daerah memilih bersikap hati-hati dengan mempelajari praktik terbaik dari daerah lain yang lebih dahulu berhasil mengelola rusunawa.

BACA JUGA: Menteri PANRB Tinjau Rusun untuk ASN di IKN, Hunian dengan Konsep Smart Home System

BACA JUGA: Tagihan Air Rusunawa Bontang Mahal Banget, Penghuni Takut Diusir jika Komplain

"Kita sudah studi banding ke Surabaya dan Balikpapan. Kita pelajari bagaimana mereka mengelola rusunawa supaya nanti pas diterapkan di Berau, sistemnya sudah matang dan tidak asal jalan," ujar Mulyadi, Selasa 5 Mei 2026.

Pembelajaran tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola, mekanisme operasional, hingga sistem seleksi penghuni. Langkah ini ditempuh agar pembangunan tidak berhenti pada aspek fisik semata, tetapi juga ditopang sistem pengelolaan yang berkelanjutan.

Mulyadi menjelaskan, pertumbuhan penduduk di kawasan perkotaan, khususnya di Tanjung Redeb, berdampak pada semakin mahalnya harga lahan dan terbatasnya ruang untuk pembangunan rumah tapak. 

Kondisi ini mendorong pemerintah untuk mulai mengarah pada konsep hunian vertikal sebagai solusi jangka panjang.

BACA JUGA: Disperkim Berau Targetkan Perbaikan 112 Unit RTLH Tahun Ini

BACA JUGA: Disperkim Samarinda Dorong Developer Percepat Program Pembangunan 3 Juta Rumah MBR


Kepala Disperkim Berau, Mulyadi.-(Disway Kaltim/ Azwini)-

“Pembangunan ke atas saat ini menjadi pilihan realistis. Selain lebih efisien, itu juga mampu mengatasi kebutuhan hunian di tengah keterbatasan lahan di perkotaan saat ini,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: