PAN Kaltim Tiba-Tiba Batal Gunakan Hak Angket Terhadap Gubernur, Kenapa?
Ketua DPW PAN Kaltim Erwin Izharuddin.-istimewa-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim tiba-tiba menunda menggunakan hak angket, untuk memertanyakan sejumlah kebijakan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud.
Padahal, sebelumnya PAN tergabung dengan 5 fraksi lain setuju menggunakan hak angket terhadap gubernur Kaltim.
Di antaranya fraksi PKS, Demokrat, PPP, Nasdem, PDI Perjuangan, dan Gerindra.
Ketua DPW PAN Kaltim Erwin Izharuddin menyebut partai berlogo matahari ini tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan.
Walau, di DPRD Kaltim, salah satu kader PAN menandatangani keputusan untuk menggunakan hak angket tersebut.
BACA JUGA:6 Fraksi DPRD Kaltim Sepakati Usulan Hak Angket, Minus Partai Golkar
Yang tujuannya melakukan penyelidikan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap penting, strategis dan berdampak luas.
Erwin bilan akan meminta kader PAN yang duduk di legislatif di tingkat provinsi untuk meninjau kembali keputusannya itu.
BACA JUGA:Akses Rapat Dibatasi, Massa Aksi di DPRD Kaltim Desak Transparansi Hak Angket
Lagipula, Fraksi PAN-Nasdem hingga saat ini belum melakukan pembahasan resmi terkait penggunaan hak angket itu.
“Kita harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Jangan sampai, bola panasnya nanti malah ke kita juga."
"Kita tidak mau latah. Dalam pengambilan keputusan yang cukup strategis, harus dilakukan dengan pikiran yang tenang,” katanya, Selasa 5 Mei 2026.
Di sisi lain, internal partai juga belum melakukan pembahasan mendalam terkait hak angket itu.
“Sejauh ini sih belum ada pembahasan. Biasanya, kalau sudah dilakukan pembahasan, mereka langsung lapor ke saya,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: