Konfercab II NU Mahulu: Rad Dhuha Sujono Terpilih Aklamasi
Konferensi Cabang (Konfercab) II PCNU Mahulu, pada Selasa (5/5/2026). -(Disway Kaltim/ Iswanto)-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM – Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) II, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam forum tersebut, Rad Dhuha Sujono Bumiharjo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PCNU Mahulu periode 2026-2031.
Konfercab II PCNU Mahulu digelar di Aula Pondok Pesantren Wali Songo Mahulu dan diikuti Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dari lima kecamatan se-Kabupaten Mahulu.
Rad Dhuha Sujono Bumiharjo mendapat persetujuan penuh dari seluruh MWC yang hadir dalam forum konfercab.
BACA JUGA: PCNU Kukar Diberi Lapak di Pasar Tangga Arung Demi Gerakkan Ekonomi Keumatan
BACA JUGA: Pengurus PCNU Paser Berganti, Ini Pesan Ketua DPRD
Dalam sambutannya, Rad Dhuha Sujono Bumiharjo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin NU Mahulu selama 5 tahun ke depan.
Menurutnya, amanah tersebut membutuhkan dukungan seluruh warga NU agar organisasi semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Organisasi NU ini rumah kita bersama, maka mari kita jaga bersama, kita harus saling mendukung agar ke depan organisasi ini semakin baik, dan semua kegiatan yang kita laksanakan bisa berjalan sukses. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap Dhuha.
Ia menegaskan, PCNU Mahulu akan memprioritaskan program pendidikan dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM.
BACA JUGA: Wacana Kenaikan Tarif Travel, Dishub Mahulu Tegaskan Belum Terima Usulan Resmi
BACA JUGA: BPN Kubar Buka Program PTSL di Ujoh Bilang Mahulu, Ada Kuota 2.000 Hektare
Menurut Dhuha, sektor pendidikan menjadi fokus penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Mahulu agar mampu bersaing dengan daerah lain.
“NU ini memiliki kekuatan sangat besar, cuma selama ini kekuatan itu belum kita koordinir. Dalam pandangan saya sebenarnya sangat mudah, nanti kita lihat potensinya. Artinya tidak hanya orang NU saja, tapi juga terbuka untuk siapa saja. Dalam toleransi kemasyarakatan itu kita bisa belajar bersama,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: