Baru Dilantik, Kadisdikbud Kukar Segera Inventarisasi Sekolah dan Guru untuk Tentukan Program yang Tepat

Jumat 06-02-2026,22:24 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Tri Romadhani

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM Heriansyah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara yang baru dilantik menegaskan komitmennya untuk melakukan konsolidasi internal serta inventarisasi data pendidikan secara menyeluruh, sebagai langkah awal menjalankan amanah yang diberikan bupati Kukar, usai pelantikannya di Tenggarong pada Jumat 6 Februari 2026.

Langkah konsolidasi tersebut difokuskan pada pembentukan tim kerja yang solid dan berbasis data, agar setiap kebijakan dan program pendidikan yang dijalankan benar-benar berangkat dari kondisi riil di lapangan dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar mengatakan bahwa tugas utama yang diembannya membutuhkan kerja tim yang kuat, karena tantangan pendidikan tidak dapat diselesaikan secara individual, melainkan melalui kolaborasi dan kesamaan visi di lingkungan internal dinas.

BACA JUGA:Kantor Kemenag Kukar Tetapkan Kadar Zakat Fitrah Ramadan 1447 H Sebesar 2,7 Kg Beras

“Ketika kita menerima amanah dari Bupati, maka hal pertama yang harus kita lakukan adalah konsolidasi internal, membangun tim kerja yang solid, karena pekerjaan besar ini tidak bisa dikerjakan sendiri,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengelolaan pendidikan harus berbasis data yang akurat, mulai dari kondisi sarana prasarana hingga kualitas sumber daya manusia, sehingga perencanaan program tidak bersifat perkiraan, melainkan sesuai kebutuhan nyata.

“Kita harus bekerja dengan data, bukan menerawang, karena data itulah yang akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan dan menentukan prioritas pembangunan pendidikan,” katanya.

Menurutnya, inventarisasi data akan mencakup kondisi infrastruktur sekolah, seperti jumlah sekolah yang mengalami kerusakan berat, sedang, maupun ringan, agar penanganan dapat dilakukan secara terarah dan bertahap sesuai tingkat urgensi.

BACA JUGA:Satpol PP Kukar Klarifikasi Isu Pungli di Pasar Tangga Arung Square

“Berapa sekolah yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan, semua itu harus kita data secara rinci agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” ucapnya.

Namun demikian, ia menilai bahwa tantangan terbesar dalam dunia pendidikan bukan hanya persoalan infrastruktur, melainkan upaya membangun kualitas manusia, baik pendidik maupun peserta didik, agar mampu bersaing di masa depan.

“Yang paling berat sebenarnya adalah mengubah manusianya, karena bagaimana kita menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu menurunkan angka putus sekolah itu menjadi pekerjaan besar yang harus kita selesaikan,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa sumber daya manusia unggul adalah mereka yang memiliki kualitas, kompetensi, keterampilan, integritas, serta daya tahan yang kuat dalam menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

“Sumber daya manusia yang kita siapkan harus berkualitas, punya kompetensi, skill, integritas, dan daya tahan yang kuat, karena itu yang akan menentukan masa depan Kutai Kartanegara,” katanya.

BACA JUGA:Polres Kubar Tangkap Pasutri Pengedar Sabu, Imbau Masyarakat Peredaran Narkotika

Kategori :