Baru Dilantik, Kadisdikbud Kukar Segera Inventarisasi Sekolah dan Guru untuk Tentukan Program yang Tepat

Jumat 06-02-2026,22:24 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Tri Romadhani

Menanggapi persoalan guru honorer dan fasilitas sekolah, Kadisdikbud Kukar menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan inventarisasi secara menyeluruh untuk mengetahui akar persoalan, sehingga solusi yang diambil benar-benar efektif.

“Kita perlu konsolidasi dan inventarisasi dulu, karena kita harus tahu data riilnya seperti apa, baru kemudian kita bisa menyusun program yang benar-benar memberi dampak dan menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya penguatan nilai budaya dalam dunia pendidikan, dengan memanfaatkan budaya lokal sebagai sarana membangun karakter peserta didik sejak dini.

“Budaya itu harus kita gunakan untuk membangun, seperti budaya gotong royong, disiplin, kerja keras, kemandirian, dan kejujuran, karena nilai-nilai itu yang akan kita tanamkan kepada anak-anak,” ucapnya.

Menurutnya, penguatan karakter berbasis budaya akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang berdaya saing dan kompetitif, terutama dalam menghadapi era pascatambang yang menuntut kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA:Polres Kutim Sisir Bantaran Sungai Sangatta, Warga Diimbau Waspada Hewan Buas

“Ke depan, pascatambang kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi harus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing dengan daerah maju lainnya,” katanya.

Ia mencontohkan bahwa pembangunan ekosistem pendidikan yang kuat, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi daerah, karena pendidikan menciptakan efek berantai yang berlangsung dalam jangka panjang.

“Kalau kita punya pendidikan yang baik, orang tinggal dan belajar di daerah ini bertahun-tahun, sehingga ekonomi lokal tumbuh, UMKM berkembang, transportasi bergerak, dan dampaknya jauh lebih besar,” tuturnya.

Kategori :