Gandeng Perusahaan Konglomerat, Pemkab PPU Target Hapus Kelangkaan Guru dan Angka Putus Sekolah
Pemkab PPU bakal berkolaborasi dengan perusahaan konglomerat untuk merancang program pendidikan terintegrasi. -(Disway Kaltim/ Awal)-
PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Sektor pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersiap mendapat suntikan energi baru.
Fokus utamanya bukan lagi sekadar seremoni, tapi melainkan solusi konkret atas 2 masalah klasik, yakni kekurangan tenaga pengajar atau guru, dan putus sekolah karena kemiskinan ekstrem.
Melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan raksasa nasional, yakni PT Astra International Tbk, Pemkab PPU mulai memetakan sekolah-sekolah di wilayah terpencil yang masih kekurangan guru.
Bupati PPU, Mudyat Noor, menyebut butuh dukungan dunia usaha untuk menjawab tantangan pemerataan akses pendidikan.
BACA JUGA: Puluhan Siswa SDN 008 Waru Diduga Keracunan usai Konsumsi Puding Menu MBG
BACA JUGA: Menilik Akar Permasalahan Siswa SDN 038 Penajam Belajar di Perpustakaan Bersekat
"Bukan hanya soal gedung, tapi soal siapa yang mengajar di dalamnya," ucap Mudyat.
Selain pengiriman tenaga pengajar, skema beasiswa berkelanjutan sedang digodok untuk memastikan tidak ada lagi pelajar berprestasi di PPU yang terpaksa berhenti sekolah karena kendala ekonomi.
Kemudian membuka peluang kolaborasi, di antaranya program beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu, serta dukungan penyediaan tenaga pengajar di beberapa sekolah di wilayah PPU yang masih membutuhkan sumber daya pendidikan.
Dirinya menyambut baik inisiatif dari PT Astra, yang dinilai dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
BACA JUGA: Menilik Akar Permasalahan Siswa SDN 038 Penajam Belajar di Perpustakaan Bersekat
BACA JUGA: Siasat Disdikpora PPU Sikapi Krisis Kelas SDN 038 Penajam
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat dibutuhkan, terutama dalam menjawab tantangan pemerataan akses dan mutu pendidikan.
“Pemerintah daerah tentu sangat terbuka terhadap kerja sama yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak kita di PPU,” kata Mudyat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

