Bankaltimtara

Ketua IKA PMII Paser Soroti Persoalan Pendidikan terutama Kesejahteraan Guru

Ketua IKA PMII Paser Soroti Persoalan Pendidikan terutama Kesejahteraan Guru

Ketua IKA PMII Paser Zulfikar (kanan) sebelum acara pelantikan.-Sahrul/Disway Kaltim-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Zulfikar Yusliskatin terpilih sebagai ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Paser, secara aklamasi.

Terpilihnya Zulfikar menggantikan ketua sebelumnya, Muhsin Palinrungi berdasarkan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) ke-2 IKA PMII Paser yang berlangsung di Aula Rimbawan, Kecamatan Tanah Grogot, Minggu 9 Februari 2026 malam.

Setelah resmi terpilih, Zulfikar menyampaikan digelarnya Muscab menjadi bagian dalam mempererat silaturahmi sesama kader dan anggota IKA PMII.

"Agenda ini menjadi wadah bagi seluruh kader dan juga anggota IKA PMII Kabupaten Paser untuk bisa saling bersilaturahmi," kata Zulfikar Yusliskatin.

Langkah awal yang dilakukan kedepan, ia akan memperkuat komunikasi dan konsolidasi serta komunikasi sesama anggota IKA PMII di Paser.

BACA JUGA:Guru Honorer Tak Lolos PPPK di Paser Disiapkan Skema PJLP

Tujuannya agar seluruh kader IKA PMII juga memiliki ruang untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah secara umum.

BACA JUGA:Disperindagkop UKM Paser Usulkan 5.400 Tabung LPG 3 Kg untuk Penuhi Kebutuhan selama Ramadan

"Tidak hanya kontribusi dalam hal politik saja, tapi kami disini mengharapkan agar seluruh kader juga bisa berkontribusi pada pemerintah Kabupaten Paser di berbagai sektor," ujarnya.

Di sisi lain, Zulfikar yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Paser ini menyoroti terkait peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Poin utamanya terkait kesejahteraan guru di lembaga swasta yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Sebab sampai saat ini masih terdapat guru di sekolah swasta yang memiliki gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK)

BACA JUGA:Masjid Terancam Ambruk akibat Longsor, DPRD Paser Desak Pemkab Turun Tangan

"Kami mendorong pemerintah daerah untuk bisa memperhatikan kesejahteraan guri di lembaga pendidikan swasta, dimana keberadaan guru juga sangat penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Paser," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: