“Kalau latar belakang pendidikannya masih rendah, harus didorong untuk sekolah atau mengikuti pelatihan. Skill harus ditingkatkan supaya tidak berhenti di level bawah saja,” ucapnya.
BACA JUGA:PPU Ambil Peran Vital dalam Swasembada Energi Lewat Proyek RDMP Balikpapan
Selain persoalan ketenagakerjaan, DPRD Balikpapan juga menaruh perhatian pada kontribusi sosial perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR).
Yusri pun meminta Pertamina agar aktif terlibat dalam pembinaan masyarakat, pengembangan olahraga, hingga penataan dan penyediaan ruang terbuka hijau.
Ia berharap program CSR tersebut mampu menjadi contoh positif bagi pembangunan kota sekaligus memperkuat hubungan antara industri dan masyarakat.
“CSR harus benar-benar dirasakan manfaatnya dan menjadi bagian dari pembangunan Balikpapan,” pungkas Yusri.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dalam acara yang digelar di Kantor Besar PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada Senin 12 Januari 2026 lalu.
Presiden juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan proyek strategis nasional tersebut, mulai dari para insinyur, pekerja, aparat keamanan, pemerintah daerah, manajemen, hingga masyarakat Kalimantan Timur.
“Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa,” tegas Prabowo dalam sambutannya.