Bankaltimtara

Banyak Titik Jalan Rusak Berat di Kutai Barat, Perusahaan Sawit dan Tambang Diminta Ikut Perbaiki

Banyak Titik Jalan Rusak Berat di Kutai Barat, Perusahaan Sawit dan Tambang Diminta Ikut Perbaiki

Anggota Komisi II DPRD Kutai Barat, Rita Asmara Dewi-Eventius/Nomorsatukaltim-

KUBAR, NOMORSATUKALTIM– Kondisi jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Barat kembali menjadi sorotan.

Kerusakan yang terjadi di beberapa ruas dinilai tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada akses transportasi darat.

Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah untuk memperbaiki seluruh infrastruktur jalan yang rusak, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dinilai perlu turut mengambil peran.

Terutama perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang aktivitas operasionalnya juga menggunakan jalan umum.

BACA JUGA: Pemkab Kubar Rekonstruksi Jalan Strategis Sepanjang 20 KM

BACA JUGA: Dishub Kutai Barat Minta Polisi Turun Tangan Tertibkan Truk ODOL, Rencana Bangun 3 Jembatan Timbang

Anggota Komisi II DPRD Kutai Barat, Rita Asmara Dewi menilai keberadaan perusahaan seharusnya diiringi dengan kontribusi nyata terhadap perbaikan infrastruktur yang terdampak aktivitas industri.

Menurutnya, pemerintah daerah selama ini telah berupaya mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pembangunan maupun perbaikan jalan.

Namun upaya tersebut dinilai belum cukup jika tidak disertai dukungan dari pihak perusahaan yang memanfaatkan akses jalan yang sama.

Ia berharap perusahaan sawit maupun tambang yang beroperasi di Kutai Barat dapat lebih peka terhadap kondisi daerah, khususnya infrastruktur yang turut menopang aktivitas usaha mereka.

BACA JUGA: Truk Kernel Sawit Terperosok di Jalan Nasional Simpang Raya Kutai Barat, Warga Blokade Angkutan CPO

BACA JUGA: Warga Bentian Besar Kutai Barat Kecewa, Izin Truk ODOL Melintas Dinilai Lukai Rasa Keadilan

“Harapan saya perusahaan sawit maupun tambang di Kutai Barat ini melihat kondisi daerah,” kata Rita, Sabtu, 7 Maret 2026.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan sangat penting agar perbaikan jalan dapat dilakukan secara lebih maksimal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: