Aplikasi Kukar Siap Kerja Jadi Sistem Digital Terpadu, Perusahaan Bisa Akses Database Tenaga Kerja Terlatih
Job fair konvensional yang digelar Pemkab Kukar tahun 2025 lalu.-IST/Prokopim Kukar-
KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) memperluas fungsi aplikasi Kukar Siap Kerja menjadi sistem digital terpadu yang menghubungkan pencari kerja, pelatihan kompetensi, serta perusahaan dalam satu platform aktif setiap hari.
Sehingga, proses rekrutmen dapat dilakukan kapan saja tanpa menunggu agenda tertentu.
Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kukar, Dendy Irwan Fahriza menjelaskan, bahwa pembaruan Kukar Siap Kerja akan memperluas akses sistem dari dua arah bagi pencari kerja dan pemberi kerja.
“Jadi sistem ini tidak hanya menampilkan lowongan. Perusahaan juga bisa mengakses database tenaga kerja yang sudah terdata dan sudah dilatih,” ujar Dendy, Minggu, 22 Februari 2026.
BACA JUGA: Perputaran Uang di Festival Ramadan Tenggarong Diprediksi Mencapai Ratusan Juta Rupiah
BACA JUGA: 4 Raperda Strategis Kukar Dikebut, Target Tuntas 2 Bulan
Ia memaparkan, aplikasi ini dirancang mengintegrasikan pelatihan kompetensi secara terstruktur karena pemerintah daerah berkomitmen memetakan secara detail kebutuhan dunia usaha, seperti posisi welder, driver, serta tenaga teknis lainnya, lalu menyiapkan program pelatihan yang relevan.
Hasil pelatihan tersebut kemudian menjadi database lengkap di dalam sistem termasuk nama, alamat, dan kontak peserta.
Sehingga, ketika perusahaan membutuhkan tenaga kerja sesuai keterampilan tertentu, mereka bisa langsung mencari profil kandidat yang tersedia.
“Kalau perusahaan butuh 10 driver atau beberapa welder, mereka tinggal akses aplikasi. Sistem akan menampilkan SDM yang tersedia dan sudah tersertifikasi,” jelas Dendy.
BACA JUGA: Investasi di Kaltim Capai Rp70,43 Triliun, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terserap
BACA JUGA: Minat dan Kesiapan Jadi Penyebab Rendahnya Serapan Tenaga Kerja Lokal di Kutim
Sistem ini pun akan mengirim notifikasi otomatis kepada pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sehingga proses rekrutmen berlangsung terus-menerus tanpa harus menunggu event khusus seperti job fair konvensional.
Dendy menegaskan, pengembangan aplikasi ini selaras dengan arahan Bupati Kukar yang ingin mewujudkan konsep job fair everyday berbasis digital, agar pencari kerja dan dunia usaha dapat saling terhubung secara efektif dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

