Jalan Utama Muara Ancalong Rusak Parah, Akses Ekonomi dan Mobilitas Warga Terhambat

Kamis 08-01-2026,08:03 WIB
Reporter : Sakiya Yusri
Editor : Hariadi

Selain sebagai akses menuju tempat kerja, jalan tersebut juga menjadi penghubung utama warga Desa Senyiur ke pusat kecamatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA: Warga Karang Joang Keluhkan Debu dan Jalan Rusak Akibat Proyek Tol IKN

BACA JUGA: Jalan Nasional di Barong Tongkok Kubar Diperbaiki Usai Akses Diblokir Warga

“Kalau warga Senyiur mau ke kecamatan untuk belanja atau urusan lain, ya lewat situ. Kalau tidak, mereka harus memutar jauh” jelasnya.

Terkait rencana perbaikan, Angga menyebutkan bahwa jalan tersebut telah masuk dalam rencana penganggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui skema multi years.

“Kemarin saya sempat ketemu anggota dewan dapil sana. Katanya sudah dianggarkan oleh Bupati untuk tahun 2026 lewat sistem multi years,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran yang disiapkan untuk proyek perbaikan jalan tersebut.


Salah satu titik kerusakan terparah di jalan utama menuju Muara Ancalong sangat sulit dilalui, bahkan oleh kendaraan dobel gardan.-(Foto/ Istimewa)-

BACA JUGA: Hindari Lubang, Tabrakan Motor di Jalan Poros Labanan–Teluk Bayur Berau Tewaskan 2 Orang

BACA JUGA: Warga Keluhkan Genangan di Jalan Soekarno Hatta Sangatta, Terjadi Setiap Hujan Turun

Lebih jauh, Angga menilai kondisi pembangunan di Kecamatan Muara Ancalong masih jauh tertinggal dibandingkan wilayah lain di Kutai Timur, terutama jika dibandingkan dengan Sangatta.

“Kalau dibilang terpinggirkan, ya memang terasa begitu. Saya lahir dan besar di sana, dari SD sampai SMA. Pulang kampung rasanya tidak ada perubahan,” tuturnya.

Menurutnya, letak geografis Muara Ancalong yang berada di ujung wilayah Kutai Timur menjadi salah satu alasan minimnya perhatian pembangunan.

“Kami bukan daerah lintasan seperti Wahau. Jadi mungkin kurang diperhatikan,” katanya.

BACA JUGA: Kondisi Jalan Nasional Simpang Raya Kubar Rusak Berat, Pengendara Mengeluh

BACA JUGA: Jalan Poros di KM 28 Batuah Kembali Ambles, Komisi III DPRD Kaltim Dorong Perbaikan Permanen

Kategori :