
BACA JUGA : Galang Partisipasi Pemilih, KPU Mahulu Bakal Masifkan Sosialisasi Jelang PSU
Untuk memastikan sistem ini tetap berfungsi dengan baik, Pemkab Mahulu mendorong pembentukan unit pengelolaan di tingkat kampung.
“Nah, untuk mendukung pemeliharaan itu perlu dibentuk unit pengelolaan. Kita berharap untuk sementara ini bisa dikelola oleh kampung melalui BUMK,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga akan membahas kebijakan tarif agar sistem ini dapat dikelola secara berkelanjutan.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat meningkat serta mengurangi ketergantungan terhadap sumber air yang tidak layak konsumsi di wilayah pedalaman.
“Nanti kedepan kita juga akan mempertimbangkan terkait biaya iurannya, sehingga ada sumber pendapatan daerah dari sini,” tuturnya.
BACA JUGA : Program TMMD Ke-123 di Mahulu Berakhir, Semua Kegiatan Selesai 100 Persen
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Mahulu, Didik Subagya, menjelaskan bahwa proyek ini telah direncanakan dan dilaksanakan sesuai dengan anggaran tahun 2024.
“Sesuai dengan schedule yang sudah disepakati dengan DPK kami, pelaksanaan pembangunan ini dimulai sejak 2 Mei dan saat ini sudah memasuki masa pemeliharaan,” sebutnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan SPAM ini terdiri dari dua bagian utama, meliputi pembangunan struktur dan pembangunan sambungan rumah.
“Pekerjaan struktur mengandalkan pembangunan gun factory, yakni pembangunan untuk menangkap air dari mata air yang kemudian dapat ditampung dan disalurkan," katanya.
Tak hanya untuk Kampung Mamahak Teboq, Didik mengungkapkan, proyek ini juga dirancang untuk menjangkau kampung-kampung lain di sekitarnya.
“Pembangunan SPAM ini juga akan mengalirkan air ke Kampung Sirau, Lutan, dan lainnya. Itu rencana kita ke depannya,” ucapnya.
BACA JUGA : Pemkab Mahulu Gelar Rakor TPAKD, Upaya Merumuskan Strategi Mempercepat Inklusi Keuangan
Lebih lanjut ia menjelaskan, keputusan memperluas cakupan distribusi air ini berdasarkan hasil kajian teknis.
“Kenapa kami sampai ke lintas kampung? Karena dari hasil survei tim kami, dalam hal ini Cipta Karya dan teman-teman rekanan, debit air yang tersedia cukup besar. Artinya, tidak hanya bisa mengaliri Mamahak Teboq saja, tapi juga bisa disalurkan ke kampung-kampung lain,” tuturnya.