Bankaltimtara

BBM Naik, Harga Jual Sapi di Samarinda Ikut Melonjak

BBM Naik, Harga Jual Sapi di Samarinda Ikut Melonjak

Salah satu penjual sapi kurban di Jalan Rapak Indah, Sungai Kunjang, Samarinda.-Thifa/Disway Kaltim -

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Jelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah, penjualan sapi kurban mengalami kenaikan harga. Penyebabnya lantaran naiknya harga BBM, sehingga membuat para pedagang ikut menyesuaikan. 

Seperti yang dialami sejumlah pedagang sapi kurban di Jalan Rapak Indah, Sungai Kunjang.

Lahan kosong tersebut mendadak jadi kandang sapi. 

Salah satunya Dhanu. Ia mengaku menjual sapi sepanjang tahun, tidak hanya saat Iduadha.

Dhanu juga menuturkan bahwa dirinya  memberikan perawatan khusus untuk sapi-sapinya. 

BACA JUGA:Demo PMII di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh, 2 Anggota Polisi Terluka

"Kesehatan itu kita selalu kita jaga. Apalagi berhubungan sapi dari NTT, disana sudah dikarantina, disini harus dikarantina. Terus juga divaksin," katanya, pada Rabu 6 Mei 2026. 

Sapi yang dijual pun beragam. Mulai dari jenis Simmental, Limosin, hingga sapi Bali atau pun sapi lokal.

Untuk jenis sapi Bali dijual dengan kisaran harga Rp 16 juta, dengan berat mencapai 60kg.

Adapun harga tertinggi sapi jenis ini sekitar Rp 33 juta dengan berat 150 kg. 

Disinggung apakah penjualan sapi tahun ini meningkat atau tidak, Dhanu belum bisa memprediksi.

"Kalau untuk tahun ini ya, kita belum bisa mastiin prediksinya. Cuma yang jelas kalau untuk langganan saya saja mungkin kalau 100, lebih. Satu bulan sebelum kita jualan ini, kita udah kasih tau lah pelanggan-pelanggan," jelas Dhanu. 

BACA JUGA:Disdag Samarinda Ancam Tindak Pedagang Membandel di Pasar Pagi

Ia juga menyampaikan kendalanya saat ini adalah naiknya harga BBM yang membuat harga sapi menjadi naik juga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: