Hari Ini Deadline 17+8 Tuntutan Rakyat, DPR Klaim Kepentingan Rakyat Harus Jadi Prioritas
Hari Ini Deadline 17+8 Tuntutan Rakyat, DPR Klaim Kepentingan Rakyat Harus Jadi Prioritas.-istimewa-
NOMORSATUKALTIM - Hari ini menjadi pemenuhan 17+8 tuntutan rakyat yang menyuarakan berbagai elemen masyarakat sejak beberapa waktu terakhir.
Aspirasi tersebut meliputi isu reformasi kebijakan, perlindungan hak-hak sipil, hingga transparansi lembaga legislatif.
Menyanggapi hal itu, Sekjen Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) wajib terbuka terhadap suara rakyat yang wakilnya.
“DPR harus terbuka atas aspirasi masyarakat karena DPR adalah wakil rakyat. Bahkan dalam setiap rapat, kepentingan rakyat harus menjadi prioritas,” ujarnya, dikutip dari Disway.id pada Jumat 5 September 2025.
BACA JUGA : Ada 383 Pelamar di Pameran Bursa Kerja PPU, Data Tenaga yang Terserap Tunggu Laporan Perusahaan
Sebagai tanggapan atas meningkatnya gelombang aspirasi masyarakat, DPR membentuk badan baru yang berfungsi menampung dan mengokohkan tuntutan masyarakat.
Herman menilai langkah tersebut sebagai bukti keseriusan DPR dalam memperkuat fungsi pengawasan dan representasi.
Sebelumnya, Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersama Anggota Komisi VI Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, menerima massa aksi “17+8” di Gerbang Pancasila, Kompleks Parlemen Senayan.
Massa yang mayoritas terdiri dari influencer itu membawa sejumlah tuntutan, mulai dari isu izin pejabat hingga harga kebutuhan pokok.
BACA JUGA : Ketua DPRD Mahulu Sebut Demo adalah Alarm Bagi Pejabat: Mudahan ke Depan Lebih Baik
Andre mengungkapkan bahwa kehadirannya bersama Rieke merupakan amanat dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.
“Kita ditugaskan pimpinan DPR untuk menerima dan mendengarkan aspirasi. Ini membuktikan bahwa DPR sangat terbuka bagi seluruh,” kata Andre.
Terkait desakan izin yang memicu protes, Andre memastikan DPR sudah mencapai kesepakatan untuk bahkan menghapus izin tertentu yang dianggap tidak relevan.
BACA JUGA : DPRD Paser Siap Libatkan Mahasiswa dalam Agenda RDP
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

