Andi Harun Pastikan Probebaya Lanjut di Periode Keduanya, DPRD Titip Pesan Ini
Wali Kota Samarinda Andi Harun. -mayang/disway-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Wali Kota Samarinda Andi Harun telah merealisasikan sejumlah program prioritas yang dijanjikan kepada masyarakat selama satu periode memimpin Kota Tepian.
Meski begitu, masih ada beberapa program menghadapi kendala dan menjadi pekerjaan rumah di periode kedua kepemimpinan Andi Harun bersama Saefuddin Zuhri.
Salah satu program yang telah berjalan adalah Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya). Dalam program ini, setiap RT di Kota Samarinda mendapatkan anggaran Rp 100 juta per tahun untuk membiayai kegiatan fisik maupun nonfisik.
Sejumlah manfaat telah dirasakan warga, seperti pengadaan CCTV, alat pemadam kebakaran, semenisasi jalan, bantuan pendidikan, serta pembayaran BPJS Kesehatan bagi warga miskin.
BACA JUGA:Ngamuk Gara-gara Tersinggung Ucapan Teman Saat Pesta Miras, Eh Malah Sepupu yang Disabet Mandau
BACA JUGA:Akademisi Unmul Sebut Indonesia Gelap Bentuk Respons Militerisme di Pemerintahan
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan bahwa Program Probebaya yang telah berjalan selama ini akan tetap dilanjutkan. Program ini terbukti berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 100 juta per RT, yang dikelola langsung oleh warga, dana ini tetap berputar di lingkungan setempat, sehingga mendorong aktivitas ekonomi lokal.
“Total ada sekitar Rp 200 miliar yang langsung dikelola oleh masyarakat. Ini salah satu faktor utama mengapa pertumbuhan ekonomi Samarinda terus meningkat,” ungkap Andi Harun, belum lama ini.
Memasuki periode kedua kepemimpinannya, dirinya berencana memperkuat peran Badan Usaha Milik RT (BUMRT) agar program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan produktivitas ekonomi warga.
BACA JUGA:Hari Pertama Puasa, Pasar Ramadan Segiri Samarinda Ramai Pengunjung
Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa budidaya ikan air tawar yang sebelumnya dikelola secara sederhana akan diarahkan untuk dikelola lebih profesional oleh BUMRT, sehingga memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat.
Salah satu bukti keberhasilan Probebaya terlihat di Kelurahan Gunung Lingai, di mana warga secara mandiri mengumpulkan dana dari hasil panen untuk membebaskan lahan pembangunan jalan lingkungan tanpa bantuan dana pemerintah.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat tinggi. Mereka tahu kebutuhan lingkungannya sendiri, sehingga program ini tetap berjalan efektif dan tepat sasaran,” kata Andi.
Selain mendorong ekonomi, Probebaya juga mencakup sektor kesehatan, termasuk membantu pembiayaan BPJS bagi warga kurang mampu.
“Program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, dan saya berkomitmen untuk terus menjalankannya,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

