Guyon dan Sarkasnya Gus Miftah

Muhammad Husni Fahruddin. -dok pribadi-
Sedangkan sebagian besar kita senang dengan pendakwah yang bersih, ganteng, necis, mewah, lemah lembut, santun, dan terakhir, menampakkan bersedekah, menolong, menyumbang di depan umum.
Gus Miftah, seribu maafmu kepada pak Sunhaji tidak berarti saat ini, salahmu karena masuk politik, dan kurangnya kehati-hatianmu manakala engkau pernah mengkritik salah satu aliran yang di larang oleh pemerintah.
Gus Miftah anda sasaran tembak dan hari ini terbukti tembakannya tepat menembus hatimu dan membuat dirimu menangis, jauh dari karakter seorang Gus Miftah. Kembali ke dirimu GUS.
*penulis adalah Sekretaris DPD Golkar Kaltim, Anggota DPRD Kaltim
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: