Investasi di Balikpapan Tembus Rp18 Triliun Hingga Oktober 2024, Kontribusi Terbesar dari Proyek RDMP

Investasi di Balikpapan Tembus Rp18 Triliun Hingga Oktober 2024, Kontribusi Terbesar dari Proyek RDMP

Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan.-Disway/ Chandra-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mencatatkan perkembangan investasi yang menjanjikan hingga Oktober 2024. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan, total realisasi investasi mencapai Rp18 triliun dalam triwulan ketiga tahun ini. 

Sepanjang 2024, DPMPTSP telah mengeluarkan 7.000 Nomor Induk Berusaha (NIB). Menurut Kepala DPMPTSP Balikpapan, Hasbullah Helmi, mayoritas NIB tersebut berasal dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang kuliner.

Namun, kontribusi terbesar terhadap nilai investasi berasal dari proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). 

Helmi menambahkan bahwa target investasi untuk tahun ini adalah Rp20 triliun. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan terlampaui.

BACA JUGA: 2024 Segera Berakhir, Mulai Atur Resolusi Keuanganmu Supaya Bisa Financial Freedom 2025

BACA JUGA: Inflasi Kaltim Tertahan di Angka 0,08, BI Sebut karena Strategi 4K

"Tahun lalu, nilai investasi kita mencapai Rp24 triliun, jauh melampaui target Rp18 triliun. Semoga tahun ini bisa lebih dari Rp24 triliun," ungkapnya, Kamis (5/12/2024). 

Evaluasi terhadap capaian nilai investasi akan dilakukan pada awal Januari 2025.

Sementara itu, DPMPTSP juga mencatatkan pencapaian signifikan dalam pengelolaan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang melampaui target APBD Perubahan 2024 sebesar Rp20 miliar. "Saat ini total retribusi PBG sudah mencapai Rp21 miliar," jelas Helmi. 

Perizinan untuk pembangunan kos dan perumahan juga terus berjalan. Tren permintaan hunian yang tinggi mendorong pengembang memperluas kawasan perumahan.

BACA JUGA: Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, BNNP Kaltim Gerebek Kawasan Padat Penduduk di Balikpapan

BACA JUGA: Pasca Penertiban Ke-6 PKL Pasar Pandan Sari, Satpol PP Balikpapan Menilai Perlu Beri Efek Jera

"Sektor ini sedang sangat diminati karena kebutuhan hunian yang terus meningkat. Dengan pertumbuhan yang konsisten, Balikpapan menunjukkan potensi besar sebagai pusat investasi di Kalimantan Timur," jelasnya. 

Sementara itu, berdasarkan data tahun 2023 yang dihimpun dari DPMPTSP, realisasi investasi Balikpapan capai Rp24,125 Triliun, dan melebihi target nasional.

Helmi mengatakan, angka ini tidak hanya melebihi target Pemerintah Kota Balikpapan sebesar Rp3,53 triliun, tetapi juga melampaui target nasional yang ditetapkan oleh BKPM/Kemeninvest melalui DPMPTSP Provinsi Kaltim sebesar Rp17,25 triliun, mencapai peningkatan sebesar 683,44 % dan 139,8 % secara berurutan.

Capaian investasi yang luar biasa ini dipicu oleh performa kuat pada Triwulan IV (Oktober hingga Desember) 2023, dimana realisasi investasi mencapai Rp9,608 triliun.

BACA JUGA: Nelayan di Balikpapan Temukan Jasad Seorang Pria yang Sebelumnya Dilaporkan Hilang

Rincian investasi tersebut terdiri dari 985 proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai investasi sebesar Rp7,631 triliun dan 197 proyek Penanaman Modal Asing (PMA) dengan nilai investasi sebesar Rp1,977 triliun.

Selain itu, jumlah penyerapan tenaga kerja pada triwulan tersebut mencapai 895 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 3 Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaku usaha di Kota Balikpapan yang telah patuh dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) serta atas kepercayaannya terhadap kebijakan pemerintah, khususnya di bidang investasi. Kepercayaan ini mendorong investor dalam dan luar negeri untuk terus menanamkan modalnya di Kota Balikpapan,” ujar Hasbullah Helmi.

Keberhasilan ini, lanjutnya, menunjukkan potensi besar Balikpapan sebagai pusat investasi di wilayah Kalimantan Timur, dengan berbagai sektor yang menarik minat investor.

BACA JUGA: Mantan Karyawan Yayasan di Balikpapan Bongkar Dugaan Penyelewengan Donasi ke Palestina

“Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus meningkatkan iklim investasi dan menyediakan fasilitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi kota,” pungkas Helmi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: