Korban Laka Air di Mahulu Ditemukan Tewas setelah Hilang Sepekan

Korban Laka Air di Mahulu Ditemukan Tewas setelah Hilang Sepekan

Proses evakuasi jenazah korban kecelakaan air di Mamahaq Tebo, Mahakam Ulu pada Rabu (6/12/2023).-(Dok. Polsek Long Iram)-

LONG IRAM, NOMORSATUKALTIM – Korban kecelakaan air di Kecamatan Long Hubung, Mahakam Ulu (Mahulu) pada Rabu (29/12/2023), akhirnya ditemukan sepekan kemudian dalam keadaan sudah meninggal dunia.
 
Usai mengalami laka air di Sungai Kampung Mamahaq Tebo, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahulu, korban sempat dinyatakan hilang.

Seminggu setelahnya, korban tenggelam bernama Yohanes Nong Edo (29) ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, Selasa (5/12/2023), sekira pukul 08.30 WITA.

BACA JUGA: Puluhan Ribu Pekerja di Berau Belum Terdaftar Jaminan Sosial

Kapolres Kubar, AKBP Heri Rusyaman melalui Kapolsek Long Iram, Iptu Andi Ahmad Salama mengatakan, korban ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan dan warga.

Korban ditemukan di sekitar Seberang Kampung Muara Kelian Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat.

"Jenazah dievakuasi oleh Tim Basarnas dan Polsek Long Iram dibantu masyarakat sekitar. Langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan visum mayat," ucap Kapolsek Long Iram dalam keterangannya.

BACA JUGA: Jalan Poros di Melak, Kubar Putus Total Terdampak Abrasi

BACA JUGA: Pulau Derawan akan Miliki Bandara di Atas Air

Atas kejadian ini, Polsek Long Iram menghimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan saat beraktifitas di perairan.

"Jangan melebihi muatan dan gunakan life jacket untuk keselamatan," pesan Andi Ahmad.

Sementara itu, saat ini jenazah korban sudah dibawa ke kampung halamannya di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).






Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: