Warna-warni Lebaran: Kisah Keluarga dan Tren Busana Idulfitri 1446 H

Warna-warni Lebaran: Kisah Keluarga dan Tren Busana Idulfitri 1446 H

Sejumlah jamaah salat Id di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda.-Disway/Salsa-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Di tengah cerahnya pagi Idulfitri, Kota Samarinda tampak semarak dengan langkah-langkah penuh harapan.

Setelah sebulan penuh menunaikan puasa Ramadan, umat Muslim menyambut hari kemenangan dengan suka cita.

Tak hanya berfokus pada hidangan dan takbir yang berkumandang, momen Lebaran pun menjadi ajang untuk merayakan keindahan dalam berbusana.

Setiap keluarga memiliki kisah mereka sendiri melalui pilihan warna pakaian yang melambangkan kedamaian dan kebersamaan.

Rusli, seorang ayah dengan empat anak, memilih untuk mengabadikan momen Idulfitri kali ini dengan mengenakan gamis hitam serasi bersama keluarganya.

BACA JUGA : Presiden Prabowo Gelar Open House Idulfitri di Istana Merdeka, Undang Mantan Presiden dan Masyarakat

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang sarat dengan warna beragam, pilihan hitam tahun ini datang dari anak-anaknya yang mengusulkan warna tersebut.

Mereka menginginkan sesuatu yang lebih terkoordinasi, dan Rusli dengan senang hati mengikutinya.

"Saya lihat mereka senang dengan hitam, jadi saya pun ikut," ujarnya dengan senyum tulus.

Di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, keluarga Rusli terlihat kompak dengan busana hitam yang melambangkan kesederhanaan, namun tetap anggun.

Tak hanya para pria, ibu-ibu dalam keluarga tersebut juga mengenakan busana hitam dengan motif indah yang menambah kesan elegan.

"Alhamdulillah, cuaca pun mendukung, tidak ada hujan. Suasana sejuk, nyaman," tambah Rusli, menggambarkan betapa sempurnanya Lebaran tahun ini bagi keluarganya.

BACA JUGA : Muhammadiyah Kaltim Gelar Salat Id di 75 Titik, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersamaan

Di tengah keramaian, Nani dan keluarganya tampak serasi mengenakan busana warna cokelat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: