Jelang Kunjungan Jokowi, Ribuan Personel Gabungan Gelar Apel Pasukan

Jelang Kunjungan Jokowi, Ribuan Personel Gabungan Gelar Apel Pasukan

Nomorsatukaltim.com - Ribuan personel gabungan TNI-Polri di Kaltim menghelat apel gelar pasukan di Lapangan Taruna Desa Bukit Raya Kec. Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (21/2/2023).

Karoops Polda Kaltim Kombes Pol. F. Barung Mangera, mengatakan apel gelar pasukan bertujuan melihat langsung kesiapan TNI-Polri beserta unsur lainnya. Mereka akan bertugas mengamankan kunjungan kerja Presiden RI.

"Pengecekan kesiapan pasukan seperti ini sangat penting untuk menunjang kesiapan tugas dan tanggung jawab bersama.  Sehingga kita dapat melaksanakan seluruh tugas secara optimal," ujar Kombes Barung, melalui siaran pers, yang diterima redaksi, Selasa.

Ia menyampaikan, apel gelar pasukan dilakukan dengan harapan seluruh agenda kegiatan Kepala Negara selama kunjungan di Ibu Kota Nusantara dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar.

Menurut Kombes Barung, seluruh prajurit TNI-Polri dan satuan tugas pendukung pengamanan VVIP lainnya harus benar-benar melaksanakan tugas masing-masing dengan penuh rasa tanggung jawab.

Karena itu, lanjut Karoops Polda Kaltim, seluruh unsur yang terlibat langsung dalam pengamanan VVIP ini harus betul-betul memaksimalkan persiapan demi kelancaran kunjungan kerja Presiden RI.

"Pengamanan yang dilakukan harus sempurna, tidak boleh terjadi kesalahan prosedur dan tidak boleh ada kelengahan serta miss komunikasi antar satuan pengamanan," ujarnya menegaskan.

"Yang jadi atensi yang jelas presiden harus aman, berhasil, tertib, tidak ada apa-apa, tapi tidak mengurangi kedekatan Presiden dengan masyarakat," ujarnya.

"Tidak ada antisipasi, biar aja Presiden dekat dengan masyarakat tapi dengan batas-batas sesuai aturan pengamanan," imbuh Karoops Polda Kaltim Kombes Pol. F. Barung Mangera.

Sebelumnya, Polda Kaltim mengimbau seluruh pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Termasuk mencegah penyebaran informasi hoax. Terlebih saat ini telah memasuki tahun politik. "Berita hoax dapat menimbulkan gesekan-gesekan dan memecah belah," pesan Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yusuf Tejo. Ia menyampaikan hal itu dalam Diskusi bersama Pegiat Media Sosial, di Monpera Balikpapan, Minggu (19/2/2023). Menyongsong tahun politik, ia meminta para pengelola sosial media ikut menjaga kondusifitas di provinsi ini. Menurutnya, ajang Pemilu dinilai rawan potensi pecah belah. Yang bisa berasal dari kabar-kabar bohong alias hoax. Untuk itu, ia meminta seluruh pihak terutama pengelola sosial media menjaga kondusifitas terutama di Kaltim. "Saya butuh bantuan sharing agar kondusifitas Kaltim tetap terjaga sebagaimana mestinya. Apalagi potensi hoax sering menyebar di sosial media," paparnya. (*) Sumber: Humas Polda Kaltim

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: