Bankaltimtara

Kabut Asap Semakin Parah, Kasus ISPA di Mahulu Capai 653 Orang

Kabut Asap Semakin Parah, Kasus ISPA di Mahulu Capai 653 Orang

Tampak asap pekat menyelimuti wilayah Long Bagun, Mahulu, Rabu (2/9/2026).-Iswanto/ Nomorsatukaltim-

MAHULU, NOMORSATUKALTIM- Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tinggi di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Mahulu mencatat selama 13 hari terakhir total sebanyak 653 kasus.

“Dengan berbagai variasi kasus, tentu saja, karena ISPA itu sendiri merupakan diagnosis umum. Di bawahnya masih ada diagnosis yang lebih detail lagi,” kata Sekretaris Dinkes P2KB Mahulu, dr Barce Tenda, Rabu, 2 September 2026.

Disebutkan, bahwa dari 6 wilayah yang dipantau, kasus tertinggi sementara tercatat di Kecamatan Long Bagun dan Kecamatan Long Hubung.

BACA JUGA: Asap Karhutla Semakin Parah, Disdikbud Mahulu Keluarkan Surat Edaran Belajar Jarak Jauh Bagi Semua Sekolah

‎Long Bagun mencatat sebanyak 239 kasus, sedangkan Long Hubung mencapai 161 kasus. Sementara 3 kecamatan lainnya seperti Laham, Long Pahangai dan Long Apari tidak terlalu signifikan.

Artinya, meskipun ada, namun masyarakat cenderung berobat mandiri sehingga tidak terdata di faskes setempat.

Menurut Barce, jumlah tersebut menunjukkan peningkatan kasus yang cukup signifikan dari hari ke hari.

Ia mengatakan, tingginya jumlah kasus di Long Bagun dan Long Hubung tersebut juga perlu dilihat berdasarkan jumlah penduduk.

BACA JUGA: Dinkes Mahulu Imbau Masyarakat Waspada Penyakit ISPA dan Diare Selama Kemarau

“Long Bagun dan Long Hubung termasuk wilayah dengan jumlah penduduk yang relatif lebih banyak dibandingkan sejumlah kecamatan lainnya,” ujarnya.

Di tengah kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap, Dinkes P2KB Mahulu mengingatkan masyarakat agar meningkatkan perlindungan terhadap kesehatan, terutama kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan.

Upaya pencegahan menjadi langkah penting karena masyarakat juga memiliki peran dalam melindungi diri dari paparan asap.

“Kami harapkan peran serta dari masyarakat karena yang bisa kita bagikan secara umum adalah masker sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: