Bankaltimtara

Dikepung Kabut Asap, Kualitas Udara PPU Menyentuh Angka 72, Masuk Kategori Sedang

Dikepung Kabut Asap, Kualitas Udara PPU Menyentuh Angka 72, Masuk Kategori Sedang

Kabut asap di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.-Awal/Disway Kaltim-

PPU, NOMORSATUKALTIM - Kabut asap mulai memengaruhi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah PPU. Angkanya menyentuh 72 per 31 Agustus 2026. 

Angka tersebut menempatkan tingkat pencemaran udara di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) ini berada pada kategori sedang.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PPU, Rakhmadi mengatakan, pengukuran ini terpantau secara realtime atau berdasarkan data parameter kualitas udara terkini.

"Nilainya 72 dan ini masih masuk dalam kategori sedang. Indikator ini diperbarui secara berkala per jam dan harian," kata Rakhmadi, melalui Staf Bidang Pencemaran Lingkungan, Sumarno, Selasa 1 September 2026.

BACA JUGA:Dampak Kemarau, 223 Hektare Sawah di Kabupaten PPU Kekeringan

Katanya, berbagai parameter uji termasuk Particulate Matter (PM10), Sulfur Dioksida (SO2), dan Karbon Monoksida (CO), yang secara umum masih terpantau dalam kondisi baik, partikel debu dan asap berukuran 2,5 mikron (PM2,5) menjadi parameter penyumbang nilai tertinggi di wilayah PPU.

Sumarno menyebut, besaran angka ISPU daerah ditentukan oleh acuan parameter tertinggi yang terukur di lapangan. 

Ketika salah satu parameter melonjak, maka kategori akhir kualitas udara akan menyesuaikan nilai tersebut.

"Parameter lain seperti PM10, SO2, dan CO statusnya bagus."

BACA JUGA:3 Besar Seleksi JPTP Pemkab PPU 2026 Diumumkan, Ada Nama dari Kutim

"Namun untuk PM2,5 atau partikel halus dari asap ini ukurannya sudah menyentuh angka 72," terangnya.

Jika dibandingkan dengan kawasan tetangga, kualitas udara PPU relatif stabil. 

Kota Balikpapan berada di angka 61 (sedang), sementara area pemantauan di kawasan IKN mencatatkan angka 76 (sedang). 

Kondisi ini dinilai jauh lebih aman dibandingkan sejumlah daerah di luar Kaltim yang terdampak paparan asap tebal. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: