Bupati PPU Klarifikasi Mobil Dinas Nangkring di Samarinda saat WFH
Bupati PPUMudyat Noor. -Awal/Disway Kaltim-
PPU, NOMORSATUKALTIM - Bupati PPU Mudyat Noor, memberikan klarifikasi terkait kendaraan dinas pelat merah yang kedapatan nangkring di Samarinda.
Momentum tersebut menjadi sorotan, lantaran bertepatan dengan pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) tiap Jumat.
Mudyat menuturkan, keberadaan kendaraan pelat merah tersebut di Kota Tepian bukan dalam rangka keperluan pribadi. Melainkan serangkaian agenda kedinasan yang cukup padat.
Dimana pada saat itu, bersama jajarannya menghadiri undangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Samarinda.
BACA JUGA:BKAD PPU Buka Suara soal Hilangnya Identitas Mobil Dinas ASN
Setelah agenda utama selesai, kegiatan berlanjut dengan pertemuan koordinasi lintas sektor.
"Acaranya kalau tidak salah acara BPK. Setelah itu, kita melakukan lagi pertemuan dengan beberapa pihak untuk membicarakan banyak hal," ucap Mudyat, Kamis 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan, mobil yang terlihat parkir kemungkinan besar terjadi saat para jajarannya sedang beristirahat sejenak.
Atau melakukan koordinasi tambahan dengan rekan sejawat antarinstansi.
Dirinya menyebut, kendaraan itu juga dalam persiapan perjalanan pulang ke Kabupaten PPU.
Mudyat menambahkan, dirinya memang menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk aktif melakukan koordinasi di tingkat provinsi.
BACA JUGA:Heran Mobil Dinas Nangkring di Samarinda saat WFH, Wakil Ketua DPRD PPU: Siapa Ditemui?
Hal ini bertujuan agar Kabupaten PPU dapat lebih agresif dalam menarik program-program pembangunan dari tingkat yang lebih tinggi.
Selain soal mobil dinas, Mudyat juga meluruskan isu terkait penggunaan mobil dinas jenis Fortuner dengan nomor polisi KT 1 yang sempat diprotes warga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
