Bankaltimtara

Larangan Parkir di Kawasan Mesra Indah Samarinda Dikeluhkan Pedagang, Begini Tanggapan Dishub Samarinda

Larangan Parkir di Kawasan Mesra Indah Samarinda Dikeluhkan Pedagang, Begini Tanggapan Dishub Samarinda

Dishub Samarinda saat tertibkan kendaraan yang parkir di badan jalan depan Mall Mesra Indah.-Rahmat/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Kebijakan larangan parkir di kawasan Mesra Indah, Jalan KH. Khalid, dikeluhkan pada pedagang pasar.

Mereka menilai penerapan aturan tersebut dilakukan secara mendadak, tanpa sosialisasi dan musyawarah.

Seorang pedagang pasar, Reza, menyayangkan langkah penertiban yang menurutnya tidak objektif. 

Ia menilai pemberitaan maupun tindakan di lapangan seharusnya melihat kondisi secara menyeluruh.

BACA JUGA:Satpol PP Samarinda Siapkan Pengamanan Terpadu Amankan Malam Tahun Baru 2026

“Kalau menjelaskan harus objektif. Dari pantauan drone juga kelihatan jelas, motor dan mobil itu melingkar. Tapi yang diberitakan seolah-olah motor saja penyebabnya,” ujar Reza, Senin 29 Desember 2025.

Menurut Reza, hingga saat ini belum ada pemanggilan resmi atau dialog antara pihak terkait.

Seperti pedagang, juru parkir, maupun pemilik toko, sebelum marka kuning dan rambu larangan parkir dipasang.

“Harusnya pimpinan yang baik itu memanggil dulu jukir, pedagang, pemilik toko. Duduk bersama cari solusi. Ini sosialisasinya baru sekarang, padahal mulai 1 Januari sudah dilarang parkir,” katanya.

BACA JUGA:Culinary Playland Samarinda 2025 Dorong Transaksi Digital, Catat Transaksi Rp2,2 Miliar

Reza mengakui bahwa kemacetan memang terjadi, namun menurutnya bukan semata-mata disebabkan oleh kendaraan roda dua.

Ia menyebut parkir kendaraan roda empat dan aktivitas keluar masuk pengunjung Mall Mesra Indah juga turut berkontribusi.

BACA JUGA:Konsolidasi Tanah 3 Kelurahan di Samarinda Seberang Masih Menunggu Desain Dinas Perkim

“Kalau motor sebenarnya tidak terlalu masalah. Yang sering bikin macet itu mobil, apalagi dari arah Panglima Batur sering memotong arus. Parkiran Mesra Indah juga sering penuh dan tidak dijaga,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait