Bankaltimtara

Target PAD Kota Bontang Tak Tercapai, Ini Sektor yang Menjadi Penghambat

Target PAD Kota Bontang Tak Tercapai, Ini Sektor yang Menjadi Penghambat

Jasa parkir menjadi salah satu sektor yang tidak mencapai target PAD Kota Bontang.-Ilustrasi/Istimewa-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bontang tidak mencapai target.

Hingga akhir tahun 2025, yang terealisasi baru 94,47 persen dari target dalam anggaran perubahan sebesar Rp221 miliar atau realisasi baru Rp209,25 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang, Syahruddin mengatakan, capaian tersebut masih menyisakan potensi pendapatan yang belum tergarap hingga akhir tahun anggaran.

“Per 30 Desember, realisasi PAD sudah mencapai 94,47 persen,” katanya saat dihubungi, Kamis 1 Januari 2026.

BACA JUGA: Masih Jauh dari Kemandirian Fiskal, APBD Bontang Dominan Ditopang Dana Transfer

BACA JUGA: Kabel Semrawut Ganggu Estetika Kota, Wawali Bontang Minta PLN dan Telkom Merapikan

Beberapa sektor penyumbang PAD jauh di bawah target. Contohnya, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) jasa parkir yang hanya terealisasi sebesar 68,08 persen.

Lalu, PBJT jasa kesenian dan hiburan terealisasi 75,16 persen dari yang ditargetkan. Bahkan, pajak sarang burung walet belum mencatatkan realisasi hingga akhir Desember 2025.

“PR kami memang ada di pajak hiburan dan parkir. Ke depan perlu upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” katanya.

Selain PAD dari pajak daerah, Pemkot Bontang juga memperoleh tambahan pendapatan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

BACA JUGA: Kenaikan UMK Bontang Paling Kecil, Begini Penjelasan Wali Kota

BACA JUGA: Banyak Kantor di Bontang Belum Penuhi Standar Keselamatan Kebakaran

Hingga akhir tahun, opsen PKB terealisasi Rp20,08 miliar atau 56,57 persen. Sementara opsen BBNKB mencapai Rp19,95 miliar atau 83,32 persen dari target.

“PKB juga menjadi salah satu faktor belum tercapainya target PAD per 30 Desember 2025,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: