Bankaltimtara

Kos Syariah Varia Niaga Pemkot Samarinda Mulai Berjalan, Tingkat Huniannya Tembus 60 Persen

Kos Syariah Varia Niaga Pemkot Samarinda Mulai Berjalan, Tingkat Huniannya Tembus 60 Persen

Bebaya Kos Syariah yang berada di Jalan Perjuangan.- Rahmat/Diswaykaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga mulai mengelola kos syariah putri yang berada di Jalan Perjuangan guna mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Disamping itu program ini juga menyediakan hunian yang nyaman dan tertib bagi mahasiswa.

Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari paparan pemanfaatan aset, yang telah dibahas bersama Pemkot Samarinda.

Salah satu bentuk pemanfaatan aset itu adalah pengelolaan kos syariah yang diperuntukkan bagi mahasiswi.

Kos syariah ini kos putri. Tapi bukan berarti hanya untuk muslimah. Nonmuslim juga boleh. Yang membedakan adalah sistem pengelolaannya yang berbasis syariah,” kata Syamsuddin saat diwawancarai di Kantor Varia Niaga, Selasa 3 Februari 2026.

BACA JUGA:DLH Samarinda Wacanakan Alih Fungsi TPA Bukit Pinang Jadi RTH

Kos syariah tersebut memiliki 50 kamar. Hingga awal Februari 2026, tingkat hunian telah mencapai lebih dari 60 persen, atau terisi lebih dari 30 kamar.

Menurut Syamsuddin, capaian ini cukup positif mengingat masa uji coba dimulai pada akhir Oktober 2025, yang bukan bertepatan dengan musim penerimaan mahasiswa baru.

“Waktu itu kita mulai simulasi di akhir Oktober. Itu bukan musim orang masuk kuliah. Tapi alhamdulillah sekarang okupansinya sudah di atas 60 persen,” ujarnya.

BACA JUGA:Usai Pencurian Kabel di Jembatan Achmad Amins, Pemkot Samarinda Perketat Pengamanan

Dari sisi kerja sama, Syamsuddin menjelaskan bahwa skema bagi hasil telah ditetapkan oleh Wali Kota Samarinda.

Dari hasil bersih pengelolaan kos syariah, 60 persen menjadi porsi Pemerintah Kota Samarinda, sedangkan 40 persen menjadi porsi Varia Niaga.

Namun demikian, laba yang diperoleh Varia Niaga juga tetap berkontribusi pada PAD.

“Karena Varia Niaga sekarang sudah mulai laba, maka sesuai ketentuan, 30 persen dari laba bersih harus disetor kembali ke PAD,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: