Bankaltimtara

Kabel Semrawut Ganggu Estetika Kota, Wawali Bontang Minta PLN dan Telkom Merapikan

Kabel Semrawut Ganggu Estetika Kota, Wawali Bontang Minta PLN dan Telkom Merapikan

Tampak kabel semrawut di salah satu titik di Kota Bontang.-Michael Fredy Y/Nomorsatukaltim-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang ingin membenahi perwajahan kota. Namun sayang, banyak yang menjadi penghambat, salah satunya adalah kabel-kabel yang semrawut.

Semua kabel itu tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi berpotensi membahayakan keselamatan publik. Tak jarang, beberapa kali musibah kebakaran terjadi karena kabel-kabel tersebut.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan, penataan kabel bukan persoalan sederhana.

Menurutnya, solusi jangka panjang membutuhkan perencanaan yang sangat matang serta harus didukung dengan anggaran besar juga dengan kajian teknis mendalam terkait kondisi tanah di Kota Bontang.

BACA JUGA: Kenaikan UMK Bontang Paling Kecil, Begini Penjelasan Wali Kota

“Kondisi tanah kita apakah memungkinkan untuk penanaman kabel? Itu harus benar-benar dikaji. Ibu Wali Kota sudah pernah menyampaikan wacana ini. Kalau sudah disampaikan, berarti memang sedang dalam tahap kajian,” kata Agus Harus, Rabu, 31 Desember 2025.

Ia mengungkapkan, beberapa kota besar di Indonesia bahkan di dunia sudah menerapkan sistem utilitas bawah tanah.

Sehingga, kabel listrik dan telekomunikasi tidak lagi terlihat. Hanya saja, Bontang tidak boleh tergesa-gesa dalam menerapkan sistem tersebut.

Baginya, kajian penataan utilitas tidak hanya berfokus pada besaran anggaran yang dibutuhkan, tetapi juga harus mempertimbangkan infrastruktur lain yang terlebih dahulu terpasang di bawah tanah, seperti jaringan pipa air milik PDAM dan jaringan gas.

BACA JUGA: 4 ASN Bontang Positif Amphetamine, usai Jalani Tes Urine Dadakan

“Penataan ini harus memenuhi standar keselamatan dan teknis. Kita perlu memastikan apakah kabel, pipa air, dan utilitas lainnya bisa disatukan di bawah tanah dengan aman dan sesuai ketentuan,” terangnya.

Karena itu, menurut politisi Gerindra ini, penataan kabel ini tidak hanya sekadar memindahkan kabel dari atas ke dalam tanah. Tetapi, menata sistem kota untuk jangka panjang karena pengerjaannya juga tidak sebentar.

Ia menerangkan, sambil menunggu hasil kajian tersebut, Pemkot Bontang meminta para pemilik jaringan perkabelan itu, yakni PLN dan Telkom agar segera merapikan kabel udara yang ada.

“Minimal kabel-kabel itu dirapikan. Jangan sampai ada yang melintang kendor, turun ke bawah, dan mengganggu pandangan. Selain merusak estetika, kondisi ini juga berisiko menghambat kendaraan darurat seperti mobil pemadam kebakaran,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: