Tiang Sudah Berdiri tapi Belum Ada Setrum, DPRD Paser Dorong Percepatan Aliran Listrik di Desa Polosok
Komisi III DPRD Paser saat konsultasi kerja ke Kantor PLN UP3 Balikpapan.-istimewa-
PASER, NOMORSATUKALTIM - DPRD Kabupaten Paser mendorong percepatan jangkauan listrik untuk desa-desa yang belum teraliri listrik PLN.
Hal ini disampaikan oleh Komisi III DPRD Paser, saat melakukan konsultasi kerja ke Kantor PLN UP3 Balikpapan beberapa waktu lalu.
Anggota Komisi III DPRD Paser, Andi Muhammad Rizal Ashari mengatakan, bahwa persoalan listrik di daerah pelosok Kecamatan Long Kali telah berulang kali menimbulkan keluhan.
Persoalan listrik ini dirasakan oleh warga Desa Sebakung dan Kepala Telake, mereka menyoroti puluhan tiang listrik yang sudah berdiri, namun hingga kini belum juga berfungsi.
BACA JUGA: Sarpras Olahraga Milik Pemkab Paser Bakal Dikelola UPTD
Kondisi tersebut membuat masyarakat desa mengalami hambatan dalam aktivitas yang membutuhkan listrik, seperti layanan publik.
“Fisik jaringan sudah terlihat, tapi fungsi utamanya belum dirasakan. Ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.
Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPRD Paser, Ilcham Halid menginginkan pihak PLN dapat menetapkan batas waktu penyelesaian yang jelas.
“Program percepatan bagus, tetapi tanpa tenggat waktu yang pasti, warga tetap berada dalam ketidakpastian," kata Ilcham Halid.
BACA JUGA: Mesin Ekonomi Baru Paser, Sport Tourism Bakal Menjadi Arah Roadmap Ekonomi Kreatif
DPRD Paser berkomitmen untuk terus memantau setiap perkembangan di lapangan dan siap melakukan evaluasi lanjutan apabila progres tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Ketersediaan listrik di 2 desa tersebut dinilai akan mendorong percepatan pembangunan ekonomi masyarakat setempat.
Sementara saat ini, warga disana masih mengandalkan sumber energi alternatif yang tidak stabil dan berbiaya tinggi.
“Kita berbicara tentang masa depan desa. Ketika listrik masuk, aktivitas ekonomi seperti usaha rumahan bisa tumbuh, siswa bisa belajar lebih nyaman, pelayanan kesehatan lebih memadai. Dampaknya sangat luas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

