Bankaltimtara

Perusda Dinilai Belum Optimal Dongkrak PAD, Sekda Berau: Kontribusinya Masih Minim

Perusda Dinilai Belum Optimal Dongkrak PAD, Sekda Berau: Kontribusinya Masih Minim

Sekda Berau Muhammad Said-Maulidia Azwini/ Nomorsatukaltim-

BERAU, NOMORSATUKALTIM – Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said menyoroti lemahnya peran perusahaan daerah (perusda) yang hingga kini dinilai belum maksimal dalam memberi kontribusi berarti terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Padahal, pemerintah daerah tengah menghadapi tekanan berat akibat rencana pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat.

Said menegaskan, pengurangan TKD otomatis berpengaruh besar terhadap jalannya program pembangunan yang sudah direncanakan.

Ia khawatir, keterbatasan anggaran membuat berbagai kegiatan pemerintah tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

BACA JUGA: Hingga Agustus 2025, Realisasi Belanja APBN Berau Tumbuh 33,91 Persen

BACA JUGA: MoU KUA PPAS Perubahan Tahun 2025 Telah Ditandatangani, Dedy Okto Menekankan Maksimalkan Anggaran

“Dampak pengurangan TKD ini signifikan dan negatif terhadap program-program yang sudah disusun. Sehebat apapun perencanaan, kalau support anggaran kurang maksimal, tentu hasil pekerjaan juga tidak maksimal,” katanya.

Di tengah tekanan tersebut, Said berharap perusahaan daerah bisa mengambil peran lebih besar. Menurutnya, perusda tidak hanya dibentuk untuk memberikan pelayanan publik, tetapi juga harus menjadi motor penggerak pendapatan bagi daerah.

“Kehadiran perusda itu di satu sisi memang untuk melayani, tapi disisi lain kita juga berharap ada kontribusi signifikan kepada PAD,” ujarnya.

Namun, Said mengakui kontribusi perusda sejauh ini masih jauh dari harapan. Dirinya menganggap kinerja lembaga tersebut belum mampu menjadi solusi dalam menutup celah anggaran akibat rencana pengurangan dana transfer pusat.

BACA JUGA: Pemkab Berau Tak Naikkan Tarif, Andalkan Kepatuhan Pajak untuk Dongkrak PAD

BACA JUGA: PAK Jadi Andalan Baru, Berau Siapkan Strategi Hadapi Pemangkasan TKD

“Kontribusinya belum maksimal. Kita berharap pimpinan perusda bisa meningkatkan kinerja, lebih berkolaborasi dengan perangkat daerah, dan benar-benar memberi dampak nyata bagi PAD,” tegasnya.

Kondisi ini membuat Pemkab Berau menghadapi tantangan ganda yakni, di satu sisi harus menjaga agar program pembangunan tidak terhenti karena keterbatasan anggaran, di sisi lain juga harus menekan perusda untuk terus meningkatkan performa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait