Pemkot Samarinda Pangkas Anggaran Hingga Rp 58 Miliar, Dialokasikan untuk Tujuh Sektor Prioritas

Teks foto: Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Ali Fitri Noor.-mayang/disway-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Pemkot Samarinda bersama DPRD sepakat lakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 58 miliar.
Sebelumnya Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memperkirakan penghematan mencapai Rp75 miliar. Namun hasil perhitungan terbaru menunjukkan nilai efisiensi sebesar Rp58 miliar.
Penghematan ini diperoleh dari beberapa sektor. Termasuk pemotongan 50 persen dana perjalanan dinas.
Langkah efisiensi tersebut merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ, yang menekankan pengendalian belanja dalam penggunaan APBN dan APBD.
BACA JUGA:Samarinda Siaga Sampah: Strategi DLH Hadapi Lonjakan Limbah Jelang Idulfitri
Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Ali Fitri Noor, menjelaskan bahwa dana hasil penghematan akan dialokasikan untuk tujuh sektor prioritas sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90.
Sektor-sektor tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sanitasi, pengendalian inflasi, stabilitas harga bahan pokok, penyediaan cadangan pangan, serta penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
“Efisiensi ini bertujuan agar anggaran bisa lebih fokus pada tujuh kegiatan prioritas tanpa menghambat pembangunan di Samarinda,” ujar Ali Fitri, Sabtu (29/3/2025).
Ia juga menekankan bahwa penghematan ini tidak akan berdampak langsung pada dana yang menyentuh masyarakat.
Postur anggaran Kota Samarinda dinilai tetap stabil dan didukung oleh pendapatan daerah yang mencukupi.
Dengan demikian, proyek infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat tetap bisa berjalan sesuai rencana.
BACA JUGA:Atasi Perpakiran di Samarinda, Minimalisir Penggunaan Transportasi Pribadi
“Penghematan ini tidak akan mengganggu kelancaran pembangunan,” tutup Ali.
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Samarinda, Andi Harun membeberkan kisaran anggaran yang dipangkas di Pemkot akibat efisiensi mencapai Rp 75 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: