Rancangan KUA PPAS 2026 Telah Disepakati, Proyeksi Pendapatan Mahulu Turun Drastis
Pemkab dan DPRD Mahulu Sepakati Rancangan KUA PPAS 2026.-Iswanto-Disway Kaltim
MAHULU, NOMORSATUKALTIM - Pemkab Mahulu bersama DPRD telah menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Mahulu Tahun Anggaran 2026.
Itu dilakukan dalam forum rapat paripurna DPRD yang digelar Jumat (10/10/2025) di Lantai 2 gedung DPRD Mahulu.
Asisten III Pemkab Mahulu, Kristina Tening, dalam forum paripurna tersebut secara rinci menyebutkan proyeksi anggaran pendapatan daerah tahun 2026 mengalami penurunan drastis dari proyeksi sebelumnya.
Menurutnya, hal itu disebabkan adanya kebijakan terbaru terkait pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD).
Hal itu dipertegas melalui surat dari Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Nomor S-62/PK/2025 perihal Penyampaian Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026.
“Terjadi penurunan yang sangat signifikan untuk besaran alokasi dana transfer, semula sebesar Rp.1,851 Triliun lebih, berkurang sebesar Rp.843,974 Milyar, hingga menjadi Rp.864,858 Miliar,” ungkap Kristina Tening yang saat itu mewakili Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga turut berpengaruh pada turunnya proyeksi pendapatan daerah pada tahun anggaran 2026 dari yang semula Rp.1,875 Triliun, menjadi Rp.1,031 Triliun.
“Dengan demikian, kesepakatan KUA PPAS Tahun 2026 yang ditandatangani bersama antara Pemerintah dan DPRD Kabupaten Mahakam Ulu, proyeksi pendapatan ditetapkan sebesar Rp.1,031 Triliun lebih, sesuai dengan perkembangan regulasi terbaru,” tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah terpaksa harus melakukan rasionalisasi dan pengurangan rencana belanja daerah sebesar Rp.843,974 Miliar.
“Angka yang tertuang dalam KUA PPAS ini belum mengakomodir alokasi anggaran yang harus dipersiapkan untuk Belanja Pegawai,” terangnya.
Sebelumnya proyeksi anggaran pendapatan daerah sebesar Rp.1.875 Triliun, dengan rincian sebagai berikut; Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.19,08 Milyar, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.4,76 miliar.
BACA JUGA:Rp 20 Miliar Masuk ke Kas Daerah, BPPRD Optimistis PAD Balikpapan Tetap Aman
Kemudian, Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat secara keseluruhan diprediksi sekitar Rp.1,85 Triliun; Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.4,76 Miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

