Jalan Utama 3 Kampung di Jempang Kubar Rusak, Warga Desak Perbaikan Permanen

Sabtu 21-02-2026,10:30 WIB
Reporter : Eventius Suparno
Editor : Hariadi

KUBAR, NOMORSATUKALTIM - Kondisi jalan penghubung antara Kampung Tanjung Jan dan Kampung Pulau Lanting menuju Kampung Tanjung Isuy di Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), kembali dikeluhkan warga. 

Jalur tersebut merupakan akses darat utama yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beragam aktivitas.

Seorang warga Tanjung Jan, Sisca mengatakan bahwa jalan itu menjadi urat nadi mobilitas warga dua kampung menuju Tanjung Isuy. 

Meski tersedia jalur air, mayoritas masyarakat tetap bergantung pada akses darat karena dinilai lebih praktis dan efisien untuk aktivitas harian.

BACA JUGA: Jalan Rusak Parah, Warga Tutup Sementara Akses Empakuq–Melak

BACA JUGA: Blokade Jalan Nasional, Warga Bentian Besar Kubar Pulangkan Truk CPO

“Memang ada jalur sungai, tapi sebagian besar kegiatan warga lewat jalan darat ini. Anak-anak sekolah, pekerja, tenaga kesehatan, guru, semua lewat sini,” ujarnya, saat diwawancara awak NOMORSATUKALTIM, pada Sabtu (21/2/2026).

Berdasarkan pengamatan di lapangan, badan jalan antar kampung tersebut didominasi tanah yang berubah menjadi lumpur ketika hujan turun. 

Di sejumlah titik tampak lubang dan cekungan memanjang akibat lintasan kendaraan yang terus-menerus melewati permukaan tanah lunak. 

Bekas roda mobil membentuk alur cukup dalam sehingga menyulitkan pengendara roda 2 menjaga keseimbangan saat melintasi jalur tersebut.

BACA JUGA: Viral Protes Warga soal Jalan AW Syahrani, DPU Balikpapan Buka Suara

BACA JUGA: Ceceran Tanah Bikin Jalan Licin, Proyek Pengurukan di Samarinda Seberang Disetop Sementara

Pada beberapa bagian, genangan air menutup hampir seluruh lebar jalan. Sepeda motor harus melaju perlahan, bahkan tidak jarang pengendara memilih turun dan menuntun kendaraan untuk menghindari risiko tergelincir. 

Pengendara kendaraan roda empat pun tampak berhati-hati, mencari sisi jalan yang lebih tinggi agar tidak terperosok di bagian yang lebih dalam.

“Kalau hujan, jalannya sangat licin dan sulit dilewati. Kami harus ekstra waspada supaya tidak jatuh,” kata Sisca.

Kategori :