Bankaltimtara

Viral Protes Warga soal Jalan AW Syahrani, DPU Balikpapan Buka Suara

Viral Protes Warga soal Jalan AW Syahrani, DPU Balikpapan Buka Suara

Kondisi ruas Jalan A.W. Syahrani, Kota Balikpapan kembali berlubang meski sebelumnya sempat dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum. -(Disway Kaltim/ Salsa)-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Kerusakan di ruas Jalan AW Syahrani, Kota Balikpapan menuai protes warga, hingga viral di media sosial.

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan menyatakan perbaikan sebenarnya telah dilakukan sebelum aksi tersebut berlangsung.

Aksi protes dilakukan Ketua RT 009 Perumnas Batu Ampar, Kasmadi, dengan menggunakan pengeras suara di lokasi jalan rusak

Video aksi itu beredar luas dan memperlihatkan keluhan warga terhadap kondisi jalan yang dinilai belum tertangani secara tuntas.

BACA JUGA: Penanganan Banjir di Kota Balikpapan Perlu Anggaran Rp 1,5 Triliun

BACA JUGA: Akademisi Soroti Banjir di Jl MT Haryono Balikpapan, Topografi Cekungan Perlu Solusi Terpadu

Dalam aksinya, Kasmadi menyampaikan kerusakan jalan membahayakan pengguna jalan serta mengganggu aktivitas warga yang melintas di jalur penghubung Balikpapan Utara dan Balikpapan Barat. 

Ia juga menyebut laporan kerusakan telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah kota maupun provinsi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPU Kota Balikpapan, Rita, menegaskan bahwa penanganan di ruas Jalan A.W. Syahrani sebenarnya telah dilakukan sebelum aksi protes berlangsung.

Menurut Rita, penanganan drainase dilakukan pada 26 Januari 2026 oleh UPTD Drainase. 

BACA JUGA: Pemkot Balikpapan Atur Ketat Pasar Ramadan 2026, Lapak Dilarang Gunakan Trotoar

BACA JUGA: THM Wajib Tutup Sebulan Penuh selama Ramadan, Pemkot Balikpapan Perketat Pengawasan

Sementara pengaspalan di titik yang berlubang telah dilakukan pada 20 Januari 2026 oleh UPTD Perawatan Jalan.

"Sudah pernah diperbaiki oleh UPT jalan dan drainase. Di titik yang sekarang tergenang itu bahkan sempat mulus setelah diaspal," ujar Rita saat dikonfirmasi, pada Rabu, 17 Februari 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait