Bankaltimtara

Pantai Tanpa Laut di Jempang, Pesona Unik Pulau Kelapa

Pantai Tanpa Laut di Jempang, Pesona Unik Pulau Kelapa

Suasana Pulau Kelapa di Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, semakin dikenal sebagai ikon wisata andalan di wilayah tersebut.-Eventius Suparno -

KUBAR, NOMORSATUKALTIM – Keindahan Pulau Kelapa di Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, semakin dikenal sebagai ikon wisata andalan di wilayah tersebut.

Destinasi ini menawarkan panorama perairan danau yang luas dengan hamparan pasir dan deretan pohon kelapa yang membuatnya kerap disebut sebagai pantai di tengah daratan.

Salah seorang warga setempat, Cristine, Sabtu (21/2/2026), menuturkan bahwa Pulau Kelapa memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan destinasi lain di Kutai Barat.

“Pulau Kelapa ini sudah lama menjadi ikon wisata di Kecamatan Jempang. Banyak orang datang dan merasa seperti sedang berada di pantai, padahal ini kawasan danau,” ujarnya kepada Nomorsatukaltim.

BACA JUGA: Akses Pantai Menyempit, Pemkab Berau Cari Formula Lindungi Ruang Publik Pulau Derawan

Menurut Cristine, keunikan lanskap menjadi alasan utama destinasi tersebut diminati pengunjung.

Hamparan pasir membentang di tepian perairan yang tenang, sementara pohon-pohon kelapa tumbuh berderet mengikuti garis pantai danau.

Perpaduan itu menciptakan suasana tropis yang jarang ditemui di kawasan pedalaman.

“Begitu sampai di sini, pengunjung langsung disambut pemandangan air yang luas dan angin yang sejuk. Nuansanya memang seperti pantai, tetapi berada di tengah daratan,” katanya.

BACA JUGA: Pantai Manggar dan BSB Diprediksi Ramai Pengunjung, Polresta Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ia menjelaskan, dari pusat ibu kota kabupaten, perjalanan menuju Pulau Kelapa memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam melalui jalur darat.

Meski jaraknya cukup jauh, ia menilai pengalaman yang ditawarkan sebanding dengan waktu tempuh tersebut.

“Perjalanan dari pusat Kabupaten Kutai Barat sekitar tiga sampai empat jam. Walaupun jauh, banyak pengunjung yang merasa puas setelah tiba di lokasi,” ucapnya.

Cristine mengatakan, kawasan tersebut kerap dimanfaatkan masyarakat untuk beragam kegiatan wisata.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: