BACA JUGA:Kabar Gembira, Tol Balikpapan-IKN Gratis Selama 16 Hari, Cek Tanggalnya di Sini
AKBP Bangun menegaskan untuk selanjutnya telah dilaksanakan patroli secara rutin oleh personel Direktorat Lalu Lintas yang bertugas di Jalan Tol Balikpapan–Samarinda dan IKN untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
BACA JUGA:Berkat Remisi Natal 2025, Negara Hemat Rp9 Miliar untuk 16.078 Warga Binaan
Terpisah, berdasarkan data Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mencatat fenomena ribuan kendaraan memilih beralih ke rute tol baru ini untuk perjalanan lintas provinsi.
Tercatat 12.179 unit kendaraan memasuki Gerbang Tol (GT) Manggar dari Ruas Tol Balikpapan–Samarinda menuju Tol IKN dalam periode 20-24 Desember 2025.
Arus balik dari Tol IKN menuju Balikpapan dan Samarinda juga mencatat angka signifikan dengan 8.147 kendaraan.
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Herald Galingga, mengungkapkan bahwa aksesibilitas Tol IKN mengubah pola perjalanan masyarakat.
"Akses Tol IKN memberikan dampak nyata terhadap pergerakan kendaraan dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan. Masyarakat kini memiliki pilihan rute yang lebih efisien," papar Herald.
Adapun ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) turut merasakan efek domino dari kehadiran Tol IKN. Volume lalu lintas selama periode H-7 hingga H-1 Natal dan Tahun Baru menembus angka 106.769 kendaraan.
Angka ini, kata dia, melonjak 39,4 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya mencatat 76.597 kendaraan.
Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengidentifikasi tiga magnet utama yang menarik pengguna jalan memadati Tol IKN pada Nataru tahun ini.
Faktor pertama adalah pergerakan jemaah menuju Haul Guru Sekumpul yang dijadwalkan berlangsung 28 Desember 2025 di Martapura, Kalimantan Selatan.
Ritual keagamaan berskala besar ini menurutnya telah mendorong mobilitas lintas provinsi secara masif. Kendaraan pribadi dan rombongan jemaah terlihat bergerak secara bertahap sejak H-7.
"Akhir Desember memang ada agenda besar di Kalimantan Selatan, yakni Haul Guru Sekumpul. Ini berdampak pada pergerakan masyarakat yang melintasi Tol IKN," jelas Yudi.
Faktor kedua yang tak kalah menarik adalah daya tarik kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN bagi wisatawan.